HETANEWS

Aneh…Beli Sabu untuk Dijual Dituntut 6 Tahun, Beli Ganja Buat Dipakai Tuntutan 7 Tahun

Jaksa Melnita saat membacakan tuntutan 6 tahun terhadap penjual sabu, di PN Simalungun. (foto/ayu)

Simalungun, hetanews.com - Terdakwa Hamdani Purba alias Odeng (39) yang membeli sabu Rp 550 ribu dibagi menjadi 4 paket dan dijual melalui kurirnya, Riky Wilson Panjaitan alias Pak Galang (34), masing-masing dituntut 6 tahun penjara denda Rp.l 800 juta subsider 3 bulan penjara, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (26/4/2018) oleh jaksa, Melnita Mindasari.

Dalam persidangan lainnya di hari yang sama, jaksa Riamin Tambunan, pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun, menuntut terdakwa Irwansyah alias Iwan (33) yang membeli ganja seharga Rp 10 ribu untuk digunakan dan dicampur dengan tembakau rokok, dituntut 7 tahun penjara denda Rp.800 juta subsider 1 tahun penjara (jadi 8 tahun penjara).

Kedua perkara itu didampingi pengacara, Antoni Sumihar Purba dan merasa heran apa yang menjadi pertimbangan kejaksaan dalam dua perkara itu.

"Lebih berat beli ganja 10 ribu dari pada beli sabu Rp 550 ribu," kata Sumihar di luar persidangan.

Dalam dua perkara itu juga disidangkan oleh majelis hakim yang sama, Roziyanti,  Hendrawan Nainggolan dan Nasfi Firdaus. Terdakwa Iwan memohon keringanan hukuman atas tuntutan jaksa yang sangat tinggi itu.

"Saya menyesal bu hakim, tolong ringankan hukuman dan berjanji tidak akan mengulangi lagi," kata Iwan.

Sedangkan terdakwa Riky Wilson dan Odeng, tidak meminta keringanan hukuman, karena merasa tuntutan jaksa itu sudah pas dengan perbuatannya sebagai penjual narkotika.

Untuk membacakan putusan, persidangan dibantu panitera, Marthin  ditunda hingga Kamis mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.