HETANEWS

Anak Ini Didakwa Kurir Sabu di PN Simalungun

Terdakwa Jannah saat digiring petugas menuju ruang sidang. (foto/ayu)

Simalungun, hetanews.com - TN alias Jannah (17), dikategorikan sebagai anak karena belum dewasa, diadili dalam sistem peradilan pidana anak, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (26/4/2018) terkait perkara narkotika.

Jaksa Dasmer N Saragih, menjerat terdakwa dengan pasal 114 dan pasal 112 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo pasal UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak  

Surat dakwaan yang dibacakan jaksa, Barry, disidang tertutup siang itu, menyebutkan, Jannah ditangkap di Rumah Makan (RM) Sederhana yang terletak di Jalan Besar Sidamanik oleh anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun, pada Rabu, 28 Maret 2018 sekira pukul 19.00 WIB.

Malam itu, petugas berhasil 3 paket sabu yang ada dalam kotak Sampoerna milik terdakwa yang tersimpan dalam sakunya.

Selain sabu, petugas menyita uang hasil penjualan sabu sebesar Rp 300 ribu. Dalam plastik klip sabu tertera 10, 20 dan 30/ paket, serta handphone (HP) Nokia dan pipet atau sedotan.

Terdakwa dalam persidangan didampingi pengacara, Antoni Sumihar Purba.

Jannah bertempat tinggal di Emplasemen Tobasari, Nagori Sarimattlin, Kecamatan Pematang Sidamanik ini, mengakui sabu yang diserahkannya kepada Joko Suryo dan kepada Triardi Satria Lesmana Damanik adalah milik Hetty br Pulungan alias Chiko. Sebelumnya terdakwa Jannah menemui Chiko di Siantar dan disuruh menjual sabu di Sidamanik.  

Untuk mendengar tuntutan jaksa, hakim, Justiar Ronald dibantu panitera, M Ramli,  menunda persidangan hingga Senin (30/4/2018) mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.