HETANEWS

Polres Tanjungbalai Gerebek Cafe Pekerjakan Anak di Bawah Umur Jadi Pelayan

Pelayan cafe yang terjaring razia diboyong ke Mapolres Tanjungbalai. (foto/ferry)

Tanjungbalai, hetanews.com - Satuan Sabhara Polres Tanjungbalai melakukan razia di salah satu cafe di Jalan Sudirman Km 7 yang mempekerjakan anak di bawah umur sebagai pelayan.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai melalui Kasat Sabhara, AKP Yani Sinulingga mengatakan, razia ini digelar untuk menjaga kesucian bulan Ramadhan atas kegiatan penyakit masyarakat (pekat) seperti prostitusi dan hubungan di luar nikah.

Petugas memeriksa para pengunjung cafe. (foto/ferry)

Razia kali ini dimulai pada pukul 01.00 WIB, Kamis (26/4/2018) dengan sasaran  pusat hiburan di Jalan Sudirman Km 7 yang sering mendapat aduan dari masyarakat.

"Dalam razia di Cafe W, kita mengamankan 7 orang pelayan yang tidak memiliki identitas diri. 4 di antaranya diduga anak di bawah umur yang dijadikan pelayan oleh pemiliknya," ungkap Yani.

Petugas menemukan 4 anak dib bawah umur jadi pekerja cafe. (foto/ferry)

Sementara di beberapa penginapan di kawasan itu, petugas turut menjaring 7 pasangan selingkuh yang tidak bisa menunjukkan dokumen sah sebagai suami istri.

Mereka yang terjaring kemudian ddboyong ke Mapolres Tanjungbalai untuk dilakukan pendataan oleh Satuan Reserse Kriminal.

Mereka yang terjaring razia saat berada di Mapolres Tanjungbalai. (foto/ferry)

Saat ditanya hetanews.com mengenai status pemilik cafe yang kedapatan merekrut dan memperkerjakan anak di bawah umur, Yani  mengatakan kasus tersebut diserahkan ke Sat Reskrim untuk didata dan diproses. Kini kasusnya masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Mengenai pemilik cafe akan dijerat dengan Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak, Yani Sinulingga mengatakan hal itu tergantung kepada Sat Reskrim karena proses penyelidikan dilakukan oleh mereka.

Penulis: ferry. Editor: aan.