HETANEWS.COM

Jedi Purba Sangkal Menista Agama Islam dan Mengaku Dikejar Pakai Parang

Jedi Purba tampak santai ketika diamankan petugas. (foto/res)

Siantar, hetanews.com- Pemuda yang diduga telah melakukan penistaan agama islam, menyangkal postingan itu dari akun media sosial (medsos) facebook pribadinya. 

Jedi Purba (18), warga Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara, mengaku kalau dirinya sama sekali tidak ada memposting penistaan agama islam dari akun pribadinya. 

"Saya sumpahkan bang, saya tidak pernah menghina agama islam, tidak pernah sama sekali saya ucapkan lewat medsos. Justru akun medsos saya telah dibajak,"ungkap pemuda yang baru saja tamat dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Kartika saat berada di ruang penyidik. 

Akibat postingan yang telah menghina agama islam itu, Jedi mengaku  sering mendapat ancaman hingga dikejar-kejar pakai parang bila keluar dari rumahnya, bahkan makian juga menghampirinya dari orang yang tidak dikenalnya. 

"Pacar saya yang beragama islam juga terkena imbasnya. Dimaki - maki juga pacar saya bang lewat akun facebook pribadinya. Saya juga tadi malam sudah meminta maaf kepada ketua FPI Siantar,"ujarnya. 

Baca Juga: Terkait Penistaan Agama Islam, Ini Kata Ketua FPI saat Datangi Polres Siantar

Selain itu, petugas kepolisian juga ada menyita barang bukti, satu buah hardisk komputer dari salah satu warnet, di Jalan Kartini, guna menyelidiki kasus ujaran kebencian tersebut.

Dalam hal ini, Kasat Reskrim, AKP Hasoloan Sinambela mengatakan,  sedikit kewalahan karena postingan menghina umat agama islam itu lewat instagram dan facebook, telah sempat dihapus.

"Karena postingan pun sempat dihapus, makanya kita koordinasi sama pusat agar postingan di instagram dan facebook bisa dibuka lagi,"akhir AKP Sinambela.

Penulis: res. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!