HETANEWS

Tak Kuat Lihat Korban, Karyawati Paradep Taxi Pingsan

Karyawati Paradep Taxi yang ditidurkan di kursi depan ruang Instalasi Forensik RSUD Djasamen Saragih. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Akibat tidak kuat melihat jasad korban Ibnu yang tewas dengan kondisi badannya hampir terpisah, salah satu karyawati Paradep Taxi pingsan di Instalani Forensik RSUD Djasamen Saragih, Selasa (24/4/2018) malam. 

Baca: 

1 Orang Tewas, Tabrakan Bus Paradep dengan Dump Truk dan Colt Diesel di Dolok Ayan

Ini Kronologi Kecelakaan Tewaskan Kondektur Bus Pardadep 

Pasalnya, karyawati yang juga teman korban itu tidak menyangka dengan kepergian Ibnu dalam kondisi tragis. 

Salah satu keluarga korban bernama Janur menuturkan, Ibnu merupakan anak satu-satunya.

"Saya merasa kehilangan sebagai anggota keluarganya, karena dia (Ibnu) yang diharapkan  ibunya," ucap Janur.

Dirinya juga bingung mau menenangkan ibu korban nantinya. Pasalnya, ibu korban juga mempunyai penyakit, dan ini merupakan kejadian beruntun yang bermula dari meninggalbya ayah Ibnu.

Sebelumnya Ibnu tewas dalam kecelakaan lalu lintas (laka lantas) beruntun melibatkan 3 unit kendaraan di Jalan Medan-Siantar Km 16-17 Dolok Ayan, Nagori Dolok Kahean, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Selasa (24/4/2018) malam.

Kecelakaan itu melibatkan bus Paradep Taxi jenis Mercedes Benz, Dump Truk bermuatan batu kerikil dan truk box jenis Colt Diesel.

Penulis: res. Editor: aan.