HETANEWS
CITIZEN JOURNALISM

Instalasi Unit Transpusi Darah RSUD Pirngadi Diresmikan, Ini Permintaan Wakil Wali Kota

Wakil Wali Kota Medan, H AKhyar Nasution saat meresmikan instalasi unit transpusi darah RSUD Dr Pirngadi Medan, Selasa (24/4/2018). (foto/ardiansyah)

Medan, hetanews.com- Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Bambang Wibowo, meresmikan instalasi unit transpusi darah RSUD Dr Pirngadi Medan, Selasa (24/4/2018). Peremian ini ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti.

Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI,  Bambang Wibowo, mengharapkan, instalasi ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat kota Medan.

"Dari data yg ada kebutuhan darah di Indonesia mencapai 5.1 juta setiap tahunnya. Untuk itulah diperlukan akses yang lebih luas agar pelayanan ini dapat terpenuhi. Saya berharap ini memberikan manfaat bagi masyarakat Sumatera Utara, khususnya masyarakat Medan,"katanya.

Ia juga berpesan, manajemen RSUD Pirngadi Kota Medan agar menjaga kualitas darah yang ada, jangan sampai terjadi kelalaian karena resikonya samgat tinggi. "Harus dijaga kualitasnya, jangan sampai darah tersebut terinfeksi," ujarnya.

Dia juga menyampaikan dukungan agar RSUD Pirngadi terus dikembangkan, jangan sampai masyarakat Medan lebih memilih untuk berobat keluar negeri. Untuk itu, pengembangan alat-alat kesehatan sangat dibutuhkan, terutama pula terhadap pengembangan SDM rumah sakitnya, katanya.

"Pembangunan fisik tidak akan berpengaruh besar bila tidak di dukung kompetensi SDM nya, karena itu saya minta Pirngadi dapat menyiapkan SDM ini selama tiga tahun kedepan," harapnya.

Wakil Wali Kota Medan, H AKhyar Nasution saat memeriksa darah, Selasa (24/4/2018). (foto/ardiansyah)

Wakil Wali Kota Medan, H AKhyar Nasution mengatakan, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan rumah sakit yang semakin berkualitas, Pemko Medan melalui manajemen RSUD Pirngadi terus melakukan inovasi pelayanan yang semakin baik.

Salah satunya adalah mengembangkan instalasi unit transpusi darah, dengan harapan unit ini nantinya dapat bertanggung jawab atas tersedianya darah dalam jumlah yang cukup, berkualitas serta aman untuk digunakan, sehingga dapat mendukung pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi pada masa mendatang.

Selain itu, Pemko Medan juga telah berencana melakukan pengembangan dan pembangunan RSUD itu, melalui skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) yang saat ini sedang dalam penyusunan final business case (FBC) yang difasilitasi oleh Kementerian Keuangan RI.

"Rencananya kita akan membangun wing baru, renovasi total gedung lama dengan tetap mempertahankan bagian dari arsitektur heritage, mengembangkan sistem informasi manajemen rumah sakit, serta menambah beberapa alat-alat kesehatan yang lebih memadai sehingga dapat mendukung pelayanan unggulan rumah sakit,"ungkapnya.

Ia sangat mengharapkan dukungan dari Kementerian Kesehatan terutama untuk pengadaan alat-alat kesehatan. Hal ini dangat penting, sebab jika fisik bangunan nantinya sudah diperbaiki, maka harus di dukung dengan alat kesehatan yang baik dan berkualitas, sehingga RSUD Pirngadi memiliki nilai saing terhadap rumah sakit lainnya di Indonesia maupun di luar negeri.

Dirut RSUD Pirngadi, Suryadi Panjaitan mengatakan, Instalasi Unit Transpusi Darah RSUD Pirngadi dibangun untuk memenuhi kebutuhan darah masyarakat. Sebab, kebutuhan darah di RSUD itu mencapai 1000 kantung setiap bulan, sehingga perlu dibangun unit instalasi darah ini.

Dalam kesempatan ini juga diluncurkan enam aplikasi online yang akan memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat salah satunya berupa pendaftaran pasien secara online.

"Selain itu ada juga bantuan bus pegawai dari bank Sumut, pemberian bantuan perlengkapan komputer dari bank Mandiri, dan renovasi ruangan dari PT. Kimia Farma,"pungkasnya.

Penulis: ardiansyah. Editor: gun.