Humbahas, hetanews.com - Kondisi jalan Saitnihuta, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) rusak parah.

Hal itu di duga akibat dari bebasnya truk bermuatan melebihi tonase selalu melintasi jalan tersebut.

Di mana diketahui jalan Saitnihuta adalah tipe kelas III C. Itu artinya jalan tersebut hanya bisa dilewati kendaraan bertonase maksimal 8 ton, dengan dimensi lebar kendaraan 2,10 meter dan panjang kendaraan 9,0 meter.

Namun pantauan hetanews.com dan juga berdasarkan laporan dari berbagai masyarakat, jalan tersebut kerap dilalui sejumlah truk dengan muatan diduga melebihi puluhan ton.

Rusaknya jalan Saitnihuta ini disebabkan truk yang melebihi kapasitas bebas melintas. Sehingga mengakibatkan kondisi jalan banyak yang hancur. 

Dan kerusakan parah tersebut tentu  tidaklah akan terjadi bila ada tindakan tegas dari dinas terkait, yakni Dinas Perhubungan (Dishub) Humbahas untuk mencegahnya.

Hal itu nampaknya menuai sejumlah kritikan dari masyarakat setempat. Mereka menilai Dishub Humbahas terkesan tak peduli.

"Nampaknya memang sengaja ada pembiaran pihak terkait seperti Dishub, kenapa kami katakan demikian, sebab hal ini sudah lama terjadi. Banyak truk bermuatan berat yang melebihi tonase melintas setiap hari di jalan ini, tanpa ada tindakan dari dinas terkait yang mengakibatkan jalan rusak",  ucap salah satu warga bernada  kesal, Sabtu (21/4/2018).

Masyarakat pun meminta agar Dishub turun ke  lapangan untuk melihat langsung dan jangan tutup mata.

"Pihak Dishub supaya turun langsung, jangan tutup mata dan melakukan pembiaran terhadap kendaraan yang melintas melebihi tonase. Bila perlu tindak tegas terhadap kendaraan yang bertonase besar, mengingat jalan ini hanya digunakan untuk memudahkan masyarakat beraktivitas dan bukan untuk kendaraan bermuatan lebih 8 ton," tambah warga lainnya.

Masyarakat juga berhara, Pemkab Humbahas agar segera memperbaiki jalan yang telah rusak parah.

"Masyarakat berharap pemerintah agar secepatnya melakukan perbaikan terhadap sejumlah ruas jalan yang rusak parah. kita khawatir para pengguna jalan yang melintasi, terutama pengendara di malam hari bisa menimbulkan kecelakaan akibat dari jalan rusak dan  berlubang," harap masyarakat sekitar.

Hal yang sama diungkapkan Kepala Desa (Kades) Aeklung, Mangapul Simamora. Dirinya meminta agar dinas terkait secepatnya memperbaikinya.

"Kalau melihat kondisi jalan sudah sangat memprihatinkan, maka kita berharap Pemkab khususnya Dinas PUPR yang membidanginya agar secepatnya untuk memperbaiki," ungkap Mangapul.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub)Humbahas, Jaulim Simanullang saat dikonfirmasi awak media mengatakan, pihaknya akan segera turun langsung untuk menanggapi hal tersebut. 

"Secepatnya akan kita tanggapi," ucapnya singkat.

Diketahui jalan Saitnihuta merupakan akses  menghubungkan 4 Desa, yakni Desa Purba Manalu, Desa Aek Lung, Desa Lumban Purba dan Desa Saitnihuta.

Sesuai pantauan awak media, sepanjang jalan telah rusak, bahkan beberapa titik berubah bagaikan kubangan.