Tebingtinggi, hetanews,com - Sabtu (21/4/2018), sekira pukul 13.40 WIB, obor Paskah Nasional 2018 tiba di Kota Tebingtinggi dan langsung disambut Wali Kota, Umar Zunaidi Hasibuan.

Wali Kota didampingi Kapolres, Kandepag, FKUB, pengurus Badan Musyawarah Gereja Nasional (Bamagnas), Pahala Sitorus, Ogamoto Hulu, Panitia Paskah Kota Tebingtinggi dan ratusan jemaat dari denominasi gereja bertempat di halaman Kantor Wali Kota Tebingtinggi, di jalan Sutomo.

Penerimaan obor dari Minahasa itu juga disambut dengan tarian dan diserahkan Pdt Dr Seipard Supit selaku Ketua Lembaga Paskah Nasional didampingi Pdt Parulian Tampubolon selaku Ketua Kirab Obor Provinsi Sumut.

Wali Kota Tebingtinggi saat memberikan sambutan di hadapan  pendeta dan jemaat. (foto/ver)

Umar Zunaidi Hasibuan menyebutkan, Paskah adalah momentum menunjukkan kesejatian pengorbanan dan pelayanan tulus dalam merentangkan jalan keselamatan.

"Dan kita mengapresiasi panitia yang telah tulus bekerja," kata Umar Zunaidi.

"Untuk kesuksesan acara Paskah Nasional, Pemko Tebingtinggi akan mengutus jemaat dari denominasi gereja," ujar Umar didampingi Ketua Panitia Paskah Kota Tebingtinggi, Jefrry Sembiring.

Wali Kota juga berharap agar Perayaan Paskah ini dapat memberi manfaat bagi kehidupan bangsa dan negara, demi cita-cita masyarakat yang lebih adil, makmur dan sejahtera.

Foto bersama usai menerima Obor Paskah Nasional 2018. (foto/ver)

"Dan perbedaan yang ada tidak akan menjadi hambatan untuk kita tetap satu dalam mensejahterakan masyarakat dan takut akan Tuhan,"'katanya.

Sekedar diketahui, acara Perayaan Paskah Nasional 2018 akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo serta sejumlah menteri kabinet kerja akan hadir.

Menurut Pdt Seipard Supit, bahwa Paskah ini digelar di 7 kabupaten (Samosir, Dairi, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Toba Samosir, Simalungun dan Karo) yang mengelilingi Danau Toba. Di mana awalnya akan dibuka di Kabupaten Samosir dan ditutup di Kabupaten Tobasa.

"Setiap perwakilan daerah yang ada di Sumatera Utara akan mengikuti acara dan ikut ambil bagian setiap rangkaian acara Paskah Nasional," katanya.

Pawai Obor Paskah Nasional 2018 saat dilepas. (foto/ver)

Dikatakan, perayaan Paskah mengambil tema Paskah 'Karya Terbesar' yang akan dipusatkan di Danau Toba.

Sebelum acara ini, ada roadshow mulai pengarakan obor Paskah dari Danau Tondano, Sulawesi Utara sebagai penyelenggara Perayaan Paskah 2017 ke Danau Toba sebagai penyelenggara Paskah 2018.

"Kirab Obor Paskah Nasional “From Danau Tondano to Danau Toba," ujar Supit dan kagum atas kebaikan Wali Kota Tebingtinggi dan seluruh masyarakat yang hadir.

Selesai makan bersama di ruang DPRD, dilanjutkan penyerahan kembali obor Paskah  ditandai juga dengan penyematan pin kerukunan dan harmoni kepada Wali Kota  dan organisasi yang hadir, di antaranya, Bamagnas, PWKI, BKAG, GAMKI, Pemuda Katolik dan FKUB Kota Tebingtinggi.

Pawai Obor Paskah Nasional 2018. (foto/ver)

Selanjutnya, obor Paskah ini kembali dilepas Wali Kota untuk dibawa menyinggahi kabupaten/kota lain menuju Samosir, tempat acara Paskah Nasional 2018.

Ketua Bamagnas Kota Tebingtinggi, Pdt JP Purba didampingi Pdt Sianturi, selaku penggagas dan puluhan pendeta yang hadir mengatakan, bahwa Bamagnas akan hadir untuk mengikuti Paskah Nasional 2018 di Samosir.