HETANEWS
CITIZEN JOURNALISM

Wakil Wali Kota Medan Hadiri ICoASHE 2018

Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution saat foto bersama di acara International Conference Archives, Social Science, Humanities and Education ( ICoASHE ) Tahun 2018, di Emerald Garden Hotel, Jumat (20/4/2018). (foto/ardiansyah)

Medan, hetanews.com- Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution,  menghadiri International Conference Archives, Social Science, Humanities and Education ( ICoASHE ) Tahun 2018, di Emerald Garden Hotel, Jumat (20/4/2018).

Pertemuan yang digelar Universitas Sumatera Utara  (USU),  bekerjasama dengan Perkumpulan Arsip Perguruan Tinggi Indonesia (PAPTI) ini dapat menghasilkan sesuatu formulasi untuk sistem kesediaan yang baik, di Perguruan Tinggi.

Wakil Wali Kota Medan, mengucapkan terima kasih atas diadakannya kegiatan bertaraf internasional di Kota Medan. Karena Medan juga dipersiapkan untuk dapat menerima konferensi bertaraf nasional dan internasional.

"Saya dan segenap Pemerintah Kota Medan mengucapkan selamat datang di Kota Medan. Penghargaan ini sangat luar biasa, karena telah menjadikan Kota Medan sebagai tuan rumah penyelenggaraan ICoASHE  Tahun  2018, “katanya.

Hadir dalam acara tersebut, Rektor USU, Runtung Sitepu, Sekjen Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi, Ainun serta  Ketua Umum Perkumpulan Arsip Perguruan Tinggi, Nandang A.D.

Akhyar mengatakan, kearsipan adalah persoalan mencatat setiap kejadian yang nantinya dapat menjadi catatan-catatan sejarah, bahkan data autentik jika terjadi permasalahandi kemudian hari.

"Apalagi kearsipan di Perguruan Tinggi yang memuat berbagai kajian, tentu harus memiliki manajemen yang baik pula. Untuk itu, saya sangat mengapresiasi kegiatan ICoASHE  Tahun  2018  dengan menghadirkan narasumber yang sangat berkompeten dibidang kearsipan, agar sistem kearsipan pada Universitas Sumatera Utara lebih terkelola dengan baik ke depannya,"ujarnya.

Rektor USU, Runtung Sitepu, menyampaikan, bahwa dalam penerbitan publikasi ilmiah Scopus, saat ini USU menduduki rangking 11 dari seluruh Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia, dengan jumlah sebanyak 1699 publikasi.

"Peningkatan ini merupakan suatu indikasi yang baik dan menunjukkan semakin tingginya minat para dosen, peneliti dan civitas akademika USU untuk menulis kajian ilmiah,"ungkapnya.

Pertemuan internasional Conference on Archives, Social Science, Humanities and Education ini dibuka Sekjen Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi, Ainun, ditandai dengan pemukulan gong.

Para peserta yang mengikuti pertemuan ini,  diantaranya dari University Sains Malaysia, Nanyang Technologies University Singapore, Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada, dan Institut Teknologi Bandung serta dari Universitas Sumatera Utara

Penulis: ardiansyah. Editor: gun.