Siantar, hetanews.com- Pengumuman hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Tahun 2018, membawa kabar gembira bagi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 kota Siantar.

Jika tahun yang lalu, jumlah siswa yang diterima 17 orang, maka tahun ini jumlahnya bertambah dengan cukup signifikan, yaitu, sebanyak 30 orang siswa.

Dan nama – nama siswa yang lulus seleksi dapat dicek seperti pada foto.

Nama siswa SMAN 4 Siantar lulus SNMPTN 2018.
Nama siswa SMAN 4 Siantar lulus SNMPTN 2018.
Nama siswa SMAN 4 Siantar lulus SNMPTN 2018.

Menanggapi hasil seleksi tersebut, Rabu (18/4/2018), Kepala Sekolah (Kasek) SMAN 4 kota Siantar,  Rudol Barmen Manurung MPd, mengungkapkan rasa syukurnya atas diterimanya siswa terbaik mereka, masuk ke beberapa PTN ternama di Indonesia.

Rudol mengucapkan selamat kepada para siswa yang lulus seleksi tersebut dan berharap agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah ada.

“Kita harapkan agar siswa kita yang lulus seleksi SNMPTN 2018 itu mengambil kesempatan emas tersebut dan sekali lagi jangan menyia-nyiakannya. Karena kalau kesempatan itu tidak diambil maka yang kasihan adalah adik – adik kelas mereka karena sekolah akan di black list oleh pihak PTN yang bersangkutan,”ujarnya.

Seperti tahun 2017 lalu, kata Rudol, pihaknya ditegur pihak Institut Teknologi Bandung (ITB). Karena dua siswa mereka yang lulus SNMPTN di ITB tidak mengambilnya dengan alasan, karena masuk STAN program DIV dan Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS). “Sekali lagi kita mau ingatkan agar jangan menyia-nyiakan kesempatan berharga tersebut,”tandasnya.

Sedangkan bagi siswa yang belum diterima lewat SNMPTN 2018, Manurung berpesan agar jangan berkecil hati karena peluang masuk PTN ternama atau favorit masih terbuka lebar.

“Masih ada SBMPTN dan termasuk sekolah kedinasan yang menjanjikan masa depan,”katanya memotivasi.

Seperti diketahui, bahwa seleksi SNMPTN yang digelar setiap tahunnya, merupakan seleksi yang dilakukan masing – masing PTN di Indonesia dengan cara menilai rapot para siswa yang dikirimkan masing – masing sekolah (SMA sederajat,red).