Goklas Siagian Kaget dapat Sepeda dari Iriana Jokowi

Goklas Siagian saat menjawab pertanyaan Iriana Joko Widodo. (foto/frengki)

Tobasa, hetanews.com - Kunjungan Ibi Negara Iriana Jokowi, di SMA Unggulan Del Sitoluama Laguboti, Toba Samosir (Tobasa), disambut ruah pelajar dari berbagai sekolah, Selasa (17/4/2018).

Kunjungan pertama Iriana Joko Widodo, pada tahun 2018 ke Tobasa memberikan pengarahan tentang bahaya penggunaan narkoba untuk kalangan remaja. 

Di depan ribuan pelajar, Iriana didampingi BNN (Badan Narkotika Nasional), menerangkan tentang bahaya penggunaan narkoba. Iriana menyampaikan agar pelajar menghindari penyalahgunaan narkoba.

Teriakan histeris mewarnai penyuluhan Iriana. Beberapa kali, Iriana memberi pertanyaan kepada pelajar.

Satu dari ribuan siswa yang beruntung dipanggil maju ke depan dan dicecar pertanyaan. Pelajar SMA Unggulan DEL, itu ditanyai seputar pencegahan narkoba oleh Iriana.

Goklas Siagian terlihat grogi ketika dipanggil ke depan. Rekan Goklas Siagian, berteriak karena Iriana menjanjikan akan memberi sepeda jika Goklas bisa menjawab seluruh pertanyaan.

"Apa itu narkoba?," kata Iriana menatap Goklas.

Sigap Goklas menjawab pertanyaan Iriana. Namun, Goklas melirik catatan kecilnya. 

"Narkoba adalah zat terlarang. Namun narkoba jenis heroin bisa dijadikan obat bius untuk operasi kedokteran," ujarnya kepada Iriana.  

Melihat Goklas mengintip catatannya, Iriana memintanya menyimpan catatan itu. Lalu Iriana menganalogikan bila dirinya sebagai seorang pecandu narkoba, dan menantang Goklas membantunya keluar dari ketergantungan narkoba. 

"Saya sebagai teman dari ibu akan meminta untuk tidak memakai narkoba atau apapun, dan mendekatkan diri kepada Tuhan," jawab Goklas.

Dengan nada lantang, Goklas mengatakan akan mendatangi orang tua temannya yang terkena narkoba. Kemudian memberikan pemahaman, bahwa narkoba berbahaya dan merusak masa depan.

Lalu Iriana bercanda, dan kembali menganalogikan dirinya, ketika terjerat obat-obatan. "Kalau saya sudah gak pulang ke rumah?," kata Iriana mencoba daya kritis Goklas. 

Goklas Siagian  langsung menjawab sambil menawarkan solusi yang dianggapnya ampuh. Katanya, dia akan melaporkan ke BNN dan polisi, sehinga petugas mencarinya meskipun Iriana lari. 

Sempat terbius dengan dialog antara Iriana dengan Goklas, suara riuh kembali membalut ruangan akibat pelajar yang bertepuk tangan dan meminta agar Goklas diberi sepeda.

Perasaan kecewa sempat terpancar dari raut wajah Goklas, apalagi dia sempat menunggu hingga nyaris kembali ke tempat duduk. 

Wajahnya tiba-tiba sumingrah kala Iriana memanggilnya lagi. "Goklas, mau kah tak kasih sepeda?,"rayu Iriana.

Beranjak cepat, Goklas langsung menemui Iriana diwarnai teriakan. Satu unit sepeda berwarna merah berhasil dimiliknya. Wajah nya yang sempat kuyu, tiba-tiba sumringah. 

Ditemui usai pemberian hadiah, Goklas mengaku sempat kecewa. Namun, merasa senang setelah dirinya dipanggil kembali.

"Saya jadi senang, tadinya grogi bahkan saya  sempat kecewa. Eh ternyata Ibu Iriana sama dengan Bapak Jokowi mau ngerjain," sebutnya.

Silvi Silaen juga bernasib mendapat sepeda dari Iriana Joko Widodo. (foto/frengki)

Sementara itu, Silvi Silaen, pelajar kelas II SMA Del yang juga mendapatkan sepeda, mengaku senang. Silvi mendapatkan 1 unit sepeda aetelah dirinya bisa menjawab pertanyaan Iriana. 

"Senang sekali dan, apalagi yang kasih Ibu Negara. Sepedanya nanti saya pakai les," ujar wanita berusia 16 tahun ini.

Dalam kunjungan ke SMA DEL, Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja yang berisikan istri para menteri itu, membagikan 3  sepeda dan 2 laptop. Di akhir pertemuan, lagu Sinanggar Tulo, melepas Iriana dan rombongan yang akan melanjutkan kegiatan. 

Sebelumnya, Iriana Joko Widodo dan rombongan OASE mengunjungi PAUD Toba Nauli menggunakan bus. Tiba di lokasi, pada sekitar pukul 10.45 WIB, kemudian bertemu dan menghibur anak-anak PAUD serta memberi mereka berbagai bingkisan, di Desa Lumban Gaol, Kecamatan Balige.

Iriana bersama rombongan OASE Kabinet Kerja yang berisikan istri para menteri itu langsung disambut teriakan oleh pelajar PAUD. Ketika bertemu dengan anak PAUD, ada pemandangan unik yang dilkukan anak usia rata-rata empat-lima tahun tersebut.

Senyum Iriana mengembang ketika diajak menyanyikan lagu batak berjudul "Molo Huingoti Sude Loja Ni Dainang I" yang berarti (Bila Aku Teringat Lelah Sang Bunda). Meski tak mengerti lagu Batak, Iriana tampak senang bersama anak-anak PAUD tersebut.

Lagu berbahasa Batak Toba itu dinyanyikan untuk mengingatkan anak kepada orang tuanya. Termasuk menceritakan kisah seorang ibu yang mendidik anaknya sejak lahir, dan menyekolahkan anak di perantauan.

Iriana tampak mengenakan busana blus putih dan selendang ulos. Kemudian, dia menyalami anak-anak. Dia juga membagikan buku tulis dan tas ransel kepada para pelajar. 

Baca Juga : Iriana Joko Widodo Hibur Anak-anak PAUD Toba Nauli

Selain bantuan buku dan tas, OASE juga menyerahkan bantuan Alat Permainan Edukatif (APE) untuk PAUD tersebut.   

Saat bernyanyi dan manortor, Iriana didampingi Istri Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi Evi Diana Sitorus. Anak-anak tersebut menciumi tangan Iriana sambil kegirangan.

Menghabiskan waktu sekitar 30 menit, dengan iring-iringan pengawalan Iriana, bergerak menuju lokasi IVA test dengan jumlah peserta 500 orang di Puskesmas Laguboti. Pengamanan Iriana di lokasi begitu ketat, sehingga belum ada kesempatan wawancara dengan Iriana.

Di tengah perjalanan, beberapa kali iring-iringan rombongan sengaja berhenti. Tujuan Iriana membagikanbuku kepada murid-murid sekolah dasar yang sudah berbaris untuk menyambutnya. 

Dipandu Paspampres, buku dan bingkisan Iriana menjadi rebutan siswa-siswi. Kemudian sejak pukul 11.00–11.45 WIB, bersama rombongan istri presiden RI ke 7 itu melakukan sosialisasi anti narkoba, anti pornografi dan anti kekerasan kepada pelajar dan organisasi wanita.

Penulis: frengki. Editor: gun.