Mon 15 Oct 2018

Vendor PTPN IV : Ada Perubahan Sistem Sehingga Terlambat Pembayaran Upah

Kantor PT Gilang Pratama, salah satu vendor PTPN IV. (foto/noto)

Simalungun, hetanews.com - PT Gilang Pratama, selaku salah satu vendor Perusahaan Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Unit perkebunan teh, memberikan penjelasan terkait keterlambatan pembayaran upah Buruh Harian Lepas (BHL).

Marat Saragih, selaku pimpinan PT Gilang Pratama mengatakan, keterlambatan pembayaran upah disebabkan adanya pemberlakuan sistem administrasi yang baru.

Masih katanya, sistem yang baru itu telah berlangsung sejak tahun 2017 lalu, di mana pihak PTPN IV selaku penyedia lapangan kerja, memilih memusatkan pembayaran jasa pekerjaan yang dilakukan vendor, langsung dari kantor pusat di Medan.

"Ada sistem baru yang diberlakukan, di mana dahulu kita menerima pembayaran dari distrik (Bah Jambi), sekarang dari kantor pusat langsung. Mungkin inilah yang menjadi kendala PTPN, karena vendor yang dipercaya PTPN IV itu bukan hanya satu saja," paparnya saat ditemui hetanews.com, Selasa (17/4/2018).

Pernyataan senada juga diutarakan Sanju Sidabutar, yang juga salah satu pemilik perusahaan penyedia tenaga kerja dan selaku vendor PTPN IV.

Menurut Sanju, pihaknya telah mengupayakan agar pembayaran upah BHL kembali tepat waktu seperti sebelumnya.

Baca Juga : Benarkah Ada Perlakuan Diskriminasi Pekerja di PTPN IV ?

Baca Juga : Vendor PTPN IV Berpotensi Lakukan PMH, Ini Kata Pengamat Hukum

"Kita menyadari, bahwa itu kesalahan kita. BHL mengalami keterlambatan pembayaran, namun kita tidak tinggal diam dan terus mengupayakan agar sistem yang baru dan telah diberlakukan tidak merugikan vendor, apalagi pekerja," ujarnya.

Sementara itu, Marat kembali menuturkan, bahwa upaya pengembalian pembayaran upah telah dilakukan sejak 2017 lalu. Menurutnya, pada bulan Juni mendatang, pembayaran upah kemungkinan besar akan kembali pada tanggal 6 atau 7 setiap bulannya.

"Kami sudah rapat dengan jajaran direksi dan akan mengupayakan pembayaran upah itu kembali normal," timpal Marat.

Diberitakan sebelumnya, tenaga kerja BHL di PTPN IV mengeluhkan pembayaran upah yang kerap terlambat. Keadaan ini membuat sejumlah BHL mengalami kesulitan dan mengharapkan agar pihak PTPN IV dan vendor segera mengembalikan waktu pembayaran gaji tepat pada waktunya.

Penulis: tim. Editor: gun.