Mon 23 Jul 2018

Drama Klosal Jalan Salib Warnai Paskah Raya di Sipinsur

Mudika Santo Fidelis Dolok Sanggul tengah menggelar drama klosal jalan salib. (foto/rachmattinton)

Humbahas, hetanews.com - Drama klosal jalan salib yang dibawakan muda-mudi katolik (Mudika) Santo Fidelis Paroki Dolok Sanggul warnai perayaan Paskah Raya Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas) bersama masyarakat yang digelar di kawasan panorama Sipinsur, Desa Pearung, Kecamatan Paranginan, Senin (16/4/2018).

Pantauan wartawan, drama klosal jalan salib dimulai dari pintu gerbang kawasan panorama Sipinsur.

Dalam drama itu, pemuda katolik menggambarkan sengasara Kristus dalam menebus dosa umat manusia. Alhasil, perjalanan drama klosal berhasil menitikkan air mata haru para pengunjung, pemerintah dan masyarakat lainnya.

Sementara dalam ibadah paskah itu, Pdt Pdt Rosinitta Hutabarat dalam siraman rohaninya mengatakan, bahwa perayaan Paskah harus dimaknai dan berarti dalam kehidupan.

“Paskah berarti ada sesuatu proses yang dilewatkan yakni proses pembaharuan dalam iman. Paskah harus dimaknai sebagai kebangkitan Kristus, memerdekakan kita dari dosa menjadi hamba kebenaran,” katanya.

Lanjutnya, Paskah juga mengambarkan betapa besar kasih Tuhan untuk menyelamatkan manusia dari lembah dosa dan keterpurukan.

“Kita harus memaknai penyelamatan Kristus dalam kehidupan kita sehari-hari. Makna yang nyata adalah mengasihi sesama kita melalui karya atau perbuatan yang dikehendaki Tuhan,” katanya.

Ketua DPRD, Manaek Hutasoit dalam sambutannya mengatakan, melalui Paskah, Yesus telah menaklukkan maut dan dengan mengorbankan diri demi keselamatan umat manusia.

"Paskah ini tidak boleh manjadi kegiatan seremonial semata bagi umat Nasrani namun harus menjadi bukti nyata dalam membangun rohani,” ujarnya.

Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, menyampaikan apresiasi kepada panitia perayan Paskah dan unsur masyarakat yang terlibat di dalamnya.

Dia juga mengatakan, bahwa Paskah menjadi momen penting bagi umat Kristen untuk mengingat sengsara Kristus dalam penyelamatan manusia dari belenggu dosa.

“Paskah ini harus bermakna bagi diri kita sendiri sehingga kita dapat meneladani kasih kristus dalam hidup kita sehari-hari,” pungkasnya.

Hadir dalam Paskah Raya pemerintah bersama masyarakat itu, Plt Sekdakab Humbahas, Augus Panuturi Marbun, Kapolres diwakili Kasat Binmas AKP J Sinaga disampingi Kasat Lantas AKP Robinson Sembiring, Ketua TP PKK Humbahas Ny Lidya Kristina Dosmar Banjarnahor, Katua Kirap Obor Paskah Nasional Teddy Mateus, para pimpinan OPD, tokoh masyarkat RW Manalu, para pemuka agama, tokoh pemuda dan ratusan masyarkat lainnya.

 

Penulis: tim. Editor: Aan.