HETANEWS

Dugaan Korupsi Dana Desa 2016, Jaksa Tunggu Hasil Audit Inspektorat Simalungun

Kasi Pidsus Rendra Y Pardede. (foto/ayu)

Simalungun, hetanews.com -  Tim jaksa penyelidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun, Juna Karo-Karo Eric Silvandro, Barrry Sugiharto, David L Sipayung bersama dengan Kasi Pidus Rendra Yogi Pardede telah mendatangi kantor Inspektorat Simalungun terkait dugaan korupsi dana desa tahun 2016.          

Tim jaksa Pidsus Kejari Simalungun itu mempertanyakan hasil audit instansi tersebut terkait jumlah kerugian negara dalam dugaan korupsi dana desa tahun 2016, masing-masing Rp 600 juta yang diduga dilakukan RRS oknum Pangulu Nagori Bandar Pulo Kecamatan Bandar dan S oknum Pangulu Dolok Ulu Kecamatan Tapian Dolok.

Hal itu dibenarkan Kasi Pidsus Rendra Y Padede di ruang kerjanya, Senin (16/4/2018) siang kepada wartawan.

Menurutnya, tim jaksa penyelidik sebelumnya telah memeriksa sejumlah saksi-saksi, termasuk seluruh panitia dan pengusaha matrial maupun toko yang terlibat dalam pekerjaan bangunan. Maupun kegiatan pelatihan yang memakai dana desa tahun 2016, demikian juga oknum pangulu RRS dan S.        

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Pangulu RRS diduga telah melakukan penyimpangan dalam pelaksanaan pekerjaan infrastruktur desa yakni pasangan parit dan pembangunan jalan rabat beton. Sementara oknum Pangulu S juga diduga telah melakukan penyimpangan dana desa 2016 terkait kegiatan pelatihan di nagorinya.          

"Jaksa tinggal menunggu hasil audit Inspektorat agar diketahui jumlah kerugian negara yang timbul akibat kegiatan yang diduga dilakukan kedua oknum pangulu tersebut. Dn setelah itu jaksa akan meningkatkan pengusutan kasus ini ke penyidikan, kemudian menetapkan tersangkanya", sebut Rendra . 

Penulis: ay. Editor: aan.