Siantar, hetanews.com - Satu unit sepeda motor Honda Cub 70 modifikasi seketika berubah menjadi ‘Ghost Rider’ atau kereta hantu.

Api dan suara letupan muncul secara tiba-tiba saat sepeda motor antik itu dinyalakan oleh pemiliknya. Kejadian itu membuat orang-orang di sekitar ketakutan dan buru buru menyiramnya dengan air.

Ceritanya, Yakub, warga Simpang Murni, Pagar Batu, Kabupaten Simalungun itu baru saja pulang dari tempat kerjanya di Jalan Asahan, Kota Siantar Kamis (12/4/2018) malam.

Ia mengemudikan sepeda motor jenis Honda Cub 70 yang telah dimodifikasi sesuai dengan seleranya. Malam itu, Yakub berencana pulang ke rumahnya di Simpang Murni, Pagar Batu, Kabupaten Simalungun.

Yakub menuturkan, sempat menjemput temannya yang ketepatan menunggu di Suzuya, Jalan Sutomo, Kota Siantar. Sebelum bersama sama pulang ke tempat tujuan, Yakub mengisi bahan bakar ‘ketengan’ di Simpang Pematang, Jalan Diponegoro.

Usai mengisi bahan bakar, Honda Cub 70 dengan knalpot racing itu pun ia nyalakan dengan cara mengengkolnya. Bersamaan dengan itu, tiba-tiba percikan api muncul dari mesin diiringi suara letupatan. Melihat itu Yakub meloncat dengan refleks dari sepeda motornya dan menyelamatkan diri.

Sepeda motor antik yang tiba-tiba terbakar.(foto/huget)

“Saya engkol-engkol gak bisa hidup. Mungkin karena korsleting atau apa, langsung terbakar,” ujar pria berkulit sawo matang ini.

Orang orang yang berada di sekitar kaget dan ketakutan melihat motor antik berwarna biru muda itu nyaris ludes dilalap si jago merah. Mereka pun berduyun duyun mengambil air lalu menyiramkan dengan cekatan. Ada pula yang menyiramkan pasir supaya percikan api tak muncul lagi.

“Aduh, kami yang duduk di warung itu kaget bercampur ketakutan. Pasalnya apinya dekat sama gardu listrik ini. Kalau sempat apinya besar, bisa terbakar ini semua,” ujar seorang pria yang mengenakan kaos merah.

Kini Honda Cub 70 atau sering disebut Astuti itu sudah aman. Tapi Yakub tidak begitu yakin untuk mencoba menyalakannya. Pasalnya, Yakun masih trauma.

Warga sekitar menyarankan agar Yakub dan temanya itu menitipkan sepeda motornya di sekitar lokasi kejadian. Dan besok boleh diambil. Namun Yakub menolak, dan memilih menunggu bantuan temannya untuk mengangkut sepeda motor kesayangannya itu.