HETANEWS

Nenteng Sabu di Jalan, Budok 'Gol' 2,5 Tahun

Terdakwa Budok saat digiring petugas. (foto/BT)

Siantar, hetanews.com - Nekat menenteng sabu di jalanan, Hendri (21) alias Budok, warga Jalan Mojopahit, Gang Maksum, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, divonis 30 bulan oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Siantar.

Dalam amar putusannya, majelis hakim, dipimpin Rosihan Rangkuti, menyatakan perbuatan terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Menjatuhkan pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan terhadap terdakwa Hendri alias Budok," ujar hakim Rosihan, didamping dua rekannya, Risbarista dan Simon Sitorus, Kamis (12/4/2018).

Putusan ini diketahui lebih ringan dari tuntutan 3 tahun yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Samuel Sinaga. Meski begitu, terdakwa menyatakan pikir-pikir dimintai untuk menanggapi putusan.

Hakim kemudian menutup sidang sembari mengetuk palu 3 kali dan dan terdakwa digiring ke ruang tahanan sementara oleh petugas pengawal tahanan.

Pemberitaan sebelumnya, Budok ditangkap pada Selasa, 5 Desember 2017, sekira pukul 22.30 WIB, tak jauh dari kediamannya sambil menenteng 2 paket sabu.

Penangkapan bermula dari informasi yang diterima hingga kemudian terjun ke lapangan menelusurinya. Mendapati Budok berdiri dengan gelagat mencurigakan, petugas pun memaksanya untuk tidak bergerak.

Budok pun kelakaban dan membuang dua paket sabu yang semula berada dalam genggaman tangannya. Namun hal itu diketahui petugas.

Kepada petugas, pria keturunan Cina itu mengakui kalau sabu itu miliknya yang didapat dari temannya yang bernama Kokom (DPO). Bersama barang bukti, Budok pun digelandang ke markas Satuan Reserse Narkoba untuk diperiksa.

Penulis: bt. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.