HETANEWS

Mahasiswa: Sudah Pikun, Nenek Renta Gantung Diri Itu Gak Logika

Seutas tali yang digunakan sebagai alat yang diikatkan ke teralis. (foto/hug)

Siantar, hetanews.com - Seorang nenek ditemukan tewas dalam keadaan leher terikat seutas tali, di lantai dua rumahnya, di Jalan Sangnaualuh, Kecamatan Siantar Timur, Rabu (11/4/2018) siang, sekira pukul 11.00 WIB.

Menurut mahasiswa yang ditemui di lokasi, kematian nenek renta itu tidak logika.

Informasi yang diterima hetanews.com dari tetangga korban, nenek uzur itu sebelumnya tinggal bersama seorang anaknya dan 3 orang cucu.

Nenek yang diketahui bernama Lettu Sitio (78) atau Oppung Dewi itu sudah mengalami pikun sejak lama. Pandangan dan pendengarannya pun sudah berkurang. Ia juga tinggal bersama seorang putranya dan 3 orang cucunya.

"Oppung itu sudah pikun, pendengaran sama penglihatannya sudah berkurang. Selama ini dia tinggal di loteng, kalau turun, dia meraba-raba jalan, pakai tangannya gitu," ujar boru Tampubolon yang tak lain tetangga korban.

Peristiwa ini membuat kaget dan gempar warga sekitar. Apalagi, sejumlah mahasiwa yang kuliah di Kampus Universitas HKBP Nommensen Siantar.

Menurut informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa ini diketahui oleh salah seorang mahasiswi yang ketepatan lewat dari depan rumah korban.

Mahasiswa dan mahasiswi Nommensen berduyun-duyun menyaksikan peristiwa nenek renta yang diduga bunuh diri. (foto/hug)

Yunita, salah seorang mahasiswi yang kuliah di Universitas Nommensen Siantar, jurusan Bahasa Inggris ini berpendapat, jika kematian dari nenek uzur itu tidak logis.

Yunita yang menyaksikan saat jasad nenek itu dievakuasi mengatakan, dengan kondisi fisik Letty yang sudah renta dan rabun, tidak memungkinkan dapat mengikatkan tali di sebuah teralis.

"Itu gak logika. Gak mungkin nenek yang sudah rabun itu bisa mengikatkan tali ke teralis. Sementara pandanganya sudah rabun," katanya.

Senada disampaikan oleh temannya, Ina yang kuliah di universitas yang sama. Ina menilai kejadian itu membuat warga sekitar yang kebanyakan mahasiswa Nommensen heboh dan merinding.

Baca Juga: Letty Boru Sitio Diketahui Gantung Diri saat Mahasiswi Universitas Nommensen Melintas

"Iya memang gak logika. Gak masuk akal. Sudah tua dan pikun, tapi masih sempat bisa masang tali ke teralis,. Aduh jadi merinding awak," timpalnya.

Sekira pukul 11.30 WIB, jasad nenek renta itu langsung dievakuasi oleh petugas Kepolisian dari lantai dua rumahnya.

Kemudian jasadnya dibawa ke ruang instalasi jenazah RSUD Djasamen Saragih.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Kepolisian dan tim forensik masih menunggu keputusan dari pihak keluarga, mengenai otopsi maupun visum yang akan dilakukan.

Penulis: gee. Editor: gun.