HETANEWS

Pedagang Ayam Nyambi Pengedar Sabu, Ini Ancaman Hukumannya

Terdakwa Ucok (berdiri) meninggalkan kursi pesakitan usai mendengarkan tuntutan 8 tahun oleh jaksa. (foto/BT)

Siantar, hetanews.com - Poltak Simora Sikumbang (29) alias Ucok, terdakwa kasus sabu seberat 3 gram, dituntut 8 tahun penjara, di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Rabu (11/4/2018).

"Menuntut terdakwa dijatuhi hukuman pidana penjara selama 8 tahun," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU), Selamet Riady.

Sidang beragendakan tuntutan itu, digelar di ruang Cakra, dihadiri majelis hakim yang dipimpin, Fhyyta Imelda Sipayung, bersama dua hakim anggota, M Nuzuli dan Simon Sitorus.

Selain pidana penjara, JPU juga membebankan denda bagi terdakwa yang diketahui, beralamat di Jalan Nagur, Gang Manunggal, Kecamatan Siantar Utara.

"Denda sebesar Rp 800 juta subsider 6 bulan kurungan penjara," sambung Selamet.

Dalam amar tuntutannya, jaksa menyebut perbuatan terdakwa yang diketahui berprofesi pedagang ayam, terbukti melanggar pasal 112 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. "Sebagaimana dalam dakwaan kedua," ujarnya.

Sidang kemudian ditutup dan akan dilanjutkan pekan depan untuk pembacaan nota pembelaan (pledoi) terdakwa. Keputusan ini diambil, setelah terdakwa berkonsultasi dengan penasehat hukumnya, Erwin Purba.

Sekedar mengingatkan, terdakwa Ucok ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Siantar, pada 12 Desember 2017, lalu, sekira pukul 11.00 WIB. Petugas menangkap Ucok di rumahnya.

Ucok yang semula tak mengaku memiliki narkoba hingga kemudian dilakukan penggeledahan oleh petugas.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan 2 bungkus plastik klip berisi 3 paket sabu dan 6 paket sabu yang ditemukan di dinding triplek kamar. Lalu dari dalam lemari pakaian terdakwa, ditemukan 2 plastik klip berisikan 18 paket sabu dan 1 paket sabu.

Adapun 28 paket sabu itu, kemudian disita petugas. Ucok dipastikan tidak memiliki izin dari yang berwenang memiliki atau menyimpan atau menguasai narkotika golongan I bukan tanaman.

Penulis: bt. Editor: gun.

Gunakan tombol di bawah untuk membagikan artikel ini!