HETANEWS

Pertemuan Pedagang dan Pemko Siantar Batal, Sekda Janji akan Jadwal Ulang

Sekda Budi Utari Siregar bersama Dirut PDPHJ, Benny Sihotang saat menemui pedagang di luar ruangan Bappeda. (foto/tom)

Siantar, hetanews.com - Pertemuan antara pedagang dengan Pemko Siantar yang seyogyanya dilakukan hari ini, Rabu (11/04/2018) sekira pukul 10.00 WIB di ruang rapat Bappeda akhirnya batal.

Ini disebabkan pedagang tetap bersikeras meminta agar pertemuan di ruang rapat Bappeda diganti, dengan alasan terlalu sempit. Sedangkan Pemko Siantar tetap beralasan ruangan itu tetap dipakai sebagai tempat pertemuan. 

Amatan hetanews.com, perwakilan Pemko Siantar, Kabag Tapem Junaedi Sitanggang beberapa kali kerap berdialog dengan pedagang agar tetap melakukan pertemuan di ruang rapat Bappeda tersebut.

Namun pedagang tetap bersikukuh agar mengganti tempatnya, karena ruangan itu dianggap terlalu kecil. Pasalnya, pedagang yang hadir ingin semua mendengarkan dialog dengan Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PDPHJ) dan tidak diwakili. 

Akhirnya pihak pemko keluar dari ruangan rapat dan berdialog dengan pedagang.

Awalnya Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Siantar Budi Utari Siregar menyebutkan, pertemuan akan dilakukan kembali di Pasar Horas Gedung II lantai IV.

"Nanti dijadwalkan ulang oleh PDPHJ dan akan kita hadir. Rencananya akan dilakukan di Pasar Horas," kata Budi Utari.

Sekda Budi Utari Siregar saat menyapa para pedagang. (foto/tom)

Perwakilan pedagang, David Marpaung menyebutkan, bahwa mereka tidak ingin melakukan pertemuan di Pasar Horas karena sudah dilakukan dengan PDPHJ namun tidak menghasilkan solusi.

"Kami sudah pernah melakukan pertemuan dengan PDPHJ. Namun kami digiring untuk mengikuti keinginan PDPHJ, makanya turun ke jalan kemarin dan mengadukan hal ini kepada pimpinan di Siantar," sebutnya. 

Direktur PDPHJ, Benny Sihotang menyebutkan jika berdasarkan informasi dari DPRD Kota Siantar juga akan dilakukan pertemuan dengan pihak legislatif. "Rencananya saya melakukan pertemuan dengan DPRD pada Senin depan," papar Benny.

Lanjut Benny, PDPHJ tetap menawarkan agar pertemuan tetap dilakukan di Pasar Horas. Namun pedagang tetap bersikukuh agar pertemuan dilakukan di wilayah pemko.

"Pedagang ini lan adalah rakyatnya bapak. Yang diinginkan pedagang untuk mendengar solusi dari bapak atas keluhan mereka terhadap PDHJ. Mereka ingin berdialog dengan bapak," kata salah seorang perwakilan dari organisasi, Goklif Manurung. 

Perdebatan soal tempat selanjutnya pun terjadi. Akhirnya Sekda memutuskan akan tetap menjadwal ulang pertemuan dan tempat pertemuan dilakukan di wilayah Pemko Siantar.

"Baik lah, begini saja nanti pak Kabag Tapem akan menjadwalkan ulang dan menyiapkan suratnya agar pertemuan kita lakukan kembali di sini (wilayah Pemko Siantar)," papar Budi Utari.

Akhirnya hal tersebut disepakati oleh pedagang, pertemuan akan dijadwalkan ulang. Setelah seluruhnya setuju, Sekda langsung menyalami pedagang dan bercengkrama dengan mereka (pedagang) sebelum meninggalkan lokasi. 

Penulis: tom. Editor: aan.