HETANEWS

​​​​​​​​Alasan Terlalu Kecil, Pedagang Tolak Bertemu Pemko Siantar di Ruang Rapat Bappeda

Ruang pertemuan yang hanya diisi oleh Pemko Siantar dan Direksi PDPHJ. (foto/tom)

Siantar, hetanews.com - Pemko Siantar hari ini, Rabu (11/4/2018) merencanakan pertemuan dengan pedagang bersama Direksi Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PDPHJ) di ruang rapat Bappeda sekira pukul 10.00 WIB.

Namun hingga pukul 11.00 WIB, rapat tersebut tak kunjung dimulai. 

Tak kunjung dimulainya rapat, karena pedagang beralasan jika ruangan pertemuan terlalu kecil.

"Kenapa ada pembatasan-pembatasan pedagang. Karena pedagang itu punya hak yang sama," sebut David Marpaung. 

Selain itu kata David, Pemko Siantar juga membatasi organisasi pendukung pedagang untuk mengikuti pertemuan tersebut.

Pedagang berdiskusi di luar ruangan pertemuan. (foto/tom)

"Adanya pembatasan mahasiswa organisasi pendukung ada apa itu. Seharusnya pemerintah itu mengundang kalangan akademisi, jangan membatasi satu perwakilan mahasiswa, dengan alasan ruangan yang sempit tidak logika. Masih banyak ruangan di pemko ini yang menampung ribuan," sebut David.

Lanjut David, pertemuan ini adalah dialog untuk membahas solusi terkait kelangsungan pedagang.

"Pertemuan ini kan sifatnya dialog bagaimana mendapatkan solusi bagi pedagang balerong, pedagang kaki lima (PKL) dan kios tempel. Semua pedagang harus mendengar, jadi tau apa yang menjadi hak dan kewajibannya," kata David.

Hingga pukul 11.20 WIB, pedagang dan organisasi mahasiswa tak kunjung masuk ke dalam ruangan pertemuan. 

Penulis: tom. Editor: aan.