Siantar, hetanews.com - Kepala UPT KPH Wilayah II/Siantar, Djonner Efendi Sipahutar, menerima audiensi dari Panitia Pengembalian Tanah Adat Warisan Ompu Mamontang Laut Ambarita Sihaporas, di Kantor UPT KPH Wilayah II/Siantar, Jalan Gunung Simanuk-manuk, Kota Siantar, Senin (9/4/2018).

Audiensi dihadiri panitia pengembalian tanah adat warisan Ompu Mamontang Laut Ambarita Sihaporas dan Lembaga Adat Keturunan Ompu Mamontang Laut Ambarita Sihaporas (Lamtoras) dari Nagori Sihaporas, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun.

Sebelum melakukan audiensi, lembaga adat telah melayangkan surat kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Presiden Republik Indonesia, pekan lalu.

Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah II/Siantar, Djonner Efendi Sipahutar menyampaikan, jika pihaknya hanya melaksanakan peraturan yang ada. Dia menegaskan, agar warga Sihaporas terlebih dahulu duduk bersama sebelum menempuh upaya pengembalian tanah adat.

"Faktanya di lapangan, lahan itu sudah terlanjur berdiri rumah penduduk. Saya menegaskan, agar menempuh regulasi yang disediakan pemerintah. Seperti TORA atau perhutanan sosial, pemerintah menyediakan regulasi untuk hak - hak warga," katanya setelah audiensi.

Ketua Lembaga Adat Lembaga Adat Keturunan Ompu Mamontang Laut Ambarita Sihaporas (Lamtoras) dari Nagori Sihaporas, Edy Harianto Ambarita menerangkan, jika tujuan warga Sihaporas dalam melakukan audiensi, merupakan upaya untuk mengembalikan tanah warisan Ompu Mamontang Laut Ambarita seluas 1500 Hektare.

Kata Edy, tanah adat tersebut sudah ada sejak masa kolonial Belanda. Diwarisi dari generasi ke generasi, sampai generasi ke delapan. Pada tahun 1990, sebahagian tanah dikuasi oleh PT Indorayon melalui HGU. Dari tahun itu, perjuangan warga Sihaporas untuk pengembalian tanah Ompu Mamontang Laut Ambarita masih berlanjut.

"Pada peta yang kita lihat saat audiensi tadi, ada kurang lebih 500 hektare. Itu ada. Dan kita tetap memperjuangkan tanah adat ompu Mamontang Laut Ambarita," pungkasnya.