HETANEWS

Djanur tak Akan Dampingi PSMS Medan saat Bertandang ke Markas PSIS, Ini Alasannya

Pelatih PSMS Medan, Djajang Nurdjaman (kanan) dan Abdul Azis Gelandang PSMS Medan. Tribun Medan/Victory

Medan, hetanews.com- Pelatih PSMS Medan, Djadjang Nurdjaman akan meninggalkan timnya untuk sementara dalam waktu sepekan.

Pelatih asal Bandung ini izin tak melatih tim Ayam Kinantan selama sepekan lantaran akan mengambil kursus kepelatihan lisensi AFC Pro.

Rencananya kursus yang diikuti Djadjang mulai dari 14-20 April mendatang di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Sehingga saat laga away bersua PSIS Semarang nanti ia tak bisa mendampingin tim.

"Ya saya akan izin dulu untuk sementara selama seminggu saja. Tanggal 20 saya sudah kembali ke Medan," katanya, Minggu (8/4/2018).

Djadjang sendiri saat ini sudah mengantongi lisensi A AFC.

Namun untuk meng-upgrade ilmunya dibidang kepelatihan ia pun rela untuk mengambil kursus tersebut.

Kursus pelatih Pro AFC merupakan kursus level tertinggi lisensinya di tingkat Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Untuk Indonesia saat ini belum ada satu pun pelatih yang mengantongi sertifikat Pro AFC.

Kursus ini dilakukan sebagai persiapan salah satu persyaratan dari AFC bahwa nantinya pada tahun 2020 setiap pelatih di kompetisi profesional level teratas harus memiliki lisensi Pro AFC.

Kemungkinan kursus kepelatihan ini juga akan berlangsung selama setahun. Ada beberapa modul yang diikuti peserta sehingga bisa memakan waktu selama setahun.

"Lawan PSIS nanti sudah pasti saya enggak bisa dampingi. Tapi lawan Perseru Serui 20 April nanti saya akan usahakan datang. Nanti saya akan beli tiket penerbangan yang lebih cepat agar tetap bisa dampingi tim di Teladan," ungkap Djanur.

Sumber: Detik.Com

Editor: gun.