Mon 23 Jul 2018

Kejati Belum Bisa Limpahkan Perkara Pemalsuan Dokumen JR Saragih ke Pengadilan, Ini Penyebabnya

JR Saragih saat menunjukkan keabsahan ijazahnya, beberapa waktu lalu.

Medan, hetanews.com- Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara sampai saat ini pihaknya belum bisa melimpahkan perkara terkait kasus dugaan pemalsuan dokumen dengan tersangka JR Saragih ke pengadilan meski berkas sudah lengkap.

Kendalanya karena sampai saat ini Kejati Sumut belum menerima pelimpahan tersangka serta barang bukti (tahap 2) yang terkait dengan kasus tersebut dari Penyidik Gakkumdu Sumut.

"Belum, belum, belum, sampai dengan sekarang belum diserahkan tersangka dan barang bukti (tahap 2) ke kejaksaan," ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian, Sabtu (7/4/2018).

Menurut Sumanggar pihaknya masih akan menunggu pelimpahan tersangka dan barang bukti (tahap dua) dari penyidik Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Sumut.

"Pokoknya kita menunggu. Sifatnya menunggulah pelimpahan tahap dua (P22) itu," jelasnya.

Sumanggar juga mengatakan kalau nanti kejaksaan (Penuntut umum) sudah menerima penyerahan tahap 2 tersebut maka akan segera melimpahkan kasus tersebut ke pengadilan.

Baca Juga  : JR Saragih : Jika Ijazah Tak Penuhi Syarat, Kenapa Saya Lolos 2 Periode Bupati Simalungun

"Jika sudah diterima ya langsung kita limpahkanlah perkara ini ke pengadilan," pungkasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya pihak Kejati Sumut telah menyatakan bahwa berkas hasil penyidikan terhadap JR Saragih terkait kasus dugaan pemalsuan dokumen sudah lengkap alias P21.

Dalam kasus ini, JR Saragih dinilai melanggar ketentuan Pasal 184 UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

Untuk menangani kasus ini, Tiga jaksa penuntut umum telah ditunjuk, yakni Amru Siregar, Haslinda, dan Irma Hasibuan.

 

Sumber : tribunnews.com


 

 

Penulis: -. Editor: gun.