Kapok! Sebar Hoax dan Hina Panglima TNI, 2 Akun MCA Ini Diburu Puspen TNI

Pusat Penerangan TNI (Puspen TNI) melalui akun Twitter resminya menyatakan akan melakukan upaya tindaklanjut atas tersebarnya hoax 'bendera terbalik'

Jakarta, hetanews.com - Tersebarnya foto tersebut disertai hinaan netter kepada Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Untuk diketahui, foto Panglima TNI saat melakukan kunjungan kehormatan di Lebanon menjadi perbincangan warganet.

Banyak netter menuding Panglima TNI telah melakukan penghinaan simbol negara, yakni bendera merah putih. Hal itu bermula saat foto Panglima TNI bersama Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Lebanon, Lieutenant General Joseph Aoun beredar.

Dalam foto terlihat foto bersama di depan dua bendera berwarna dasar merah dan putih. Namun, warganet justru menyoroti keberadaan bendera di belakang mereka. Mereka menduga itu merupakan bendera merah putih yang dipasang terbalik.

Foto itupun banyak dipertanyakan warganet. Bahkan beberapa membaagikan foto tersebut dengan keterangan bernada sindiran bahkan dengan kata-kata yang cenderung kasar. Pusat Penerangan (Puspen) TNI melalui akun Twitter resminya memberikan jawaban mengenai hal itu.

Ia mengunggah foto bersama dengan insert bendera yang banyak disebut sebagai bendera merah putih yang ternyata bukan. Dalam tulisan pada gambar, Puspen TNI menyebut bahwa itu adalah Pataka Lebanese Armed Force 

Sementara itu banyak netter yang geram dengan ulah sejumlah warganet yang menyebarkan berita hoax tersebut disertai kata-kata yang merendahkan Panglima TNI.

Netter pun meminta agar TNI melakukan penangkapan terhadap mereka. Menanggapi hal itu, Puspen TNI akan melakukan tindaklanjut.

 

sumber : beritaterheboh.com

Penulis: -. Editor: Sella.