Tobasa, hetanews.com - Karang Taruna adalah organisasi sosial kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang dari, oleh dan untuk masyarakat.

Hal itu sudah diatur oleh Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 23 Tahun 2013 tentang Pemberdayaan Karang Taruna.

Demikian disampaikan Camat Porsea, Robert Manurung ketika membuka Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Porsea, di Aula pertemuan kantor Camat Porsea, Jumat (6/4/2018).

Dikatakan, hal itu sudah jelas tentang peraturannya, disamping sebagai mitra pemerintah, tugas Karang Taruna sangat berat, terutama dalam mengangkat permasalahan kesejahteraan sosial masyarakat.

"Dalam pelaksanaan temu karya ini kami selaku pemerintah kecamatan yang notabene adalah pembina di tingkat kecamatan, berpesan kepada seluruh warga Karang Taruna agar selalu menjaga dan menciptakan lingkungan yang sehat. Dalam artian tidak terkontaminasi dengan penyalahgunaan narkoba, dan sebagainya. Karena Karang Taruna adalah pilar partisipasi masyarakat dalam mengangkat perekonomian melalui usaha-usaha yang dibina bersama oleh para pengurus melalui Kelompok Usaha Bersama (Kube)," paparnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Karang Taruna Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Ramli Aruan yang diwakil Sekretaris, Robbi Siagian mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Camat Porsea, atas telah diselenggarakannya temu karya ke II pengurus Karang Taruna Kecamatan Porsea, serta mengapresiasi suport dan kepeduliannya terhadap Karang Taruna.

Pihaknya berharap supaya kegiatan yang bersifat seremoni diminimalkan, lalu usaha ekonomi kreatif kepemudaan diprioritaskan dengan melibatkan Karang Taruna di setiap Desa/Kelurahan.

Foto bersama usai temu karya Karang Taruna Kecamatan Porsea. (foto/aldy)

"Semoga pengurus yang baru di Kecamatan Porsea ini segera berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan/Desa, dalam merumuskan program-program kepemudaan yang pro masyarakat agar maju dan berdaya saing kedepan," pungkasnya.

Pihaknya pun meminta, siapa pun nantinya terpilih menjadi Ketua, hendaknya dapat merangkul seluruh kader Karang Taruna di Kelurahan/Desa.

"Jalankan konsolidasi organisasi sesuai peraturan yang berlaku, serta selalu berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, selamat ber temu karya, semoga menghasilkan pemimpin yang berkualitas," katanya.

Sementara pada acara temu karya itu juga dilakukan pemilihan Ketua Karang Taruna secara terbuka. Di mana kepengurusan Karang Taruna yang lama sudah dibubarkan.

Pada pemilihan Ketua Karang Taruna Kecamatan itu, forum sepakat secara terbuka dengan calon yakni, Rico Sirait yang terpilih secara aklamasi dari 13 Desa/Kelurahan.

Dari hasil temu karya tersebut, Rico Sirait  memimpin Ketua Karang Taruna Kecamatan Porsea secara aklamasi .

Turut hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris Karang Taruna Tobasa, Robbi Siagian, Hasudungan Situmorang, Aldy Sitorus, Leo Marpaung, serta rombongan para unsur Muspika Porsea, Lurah, serta undangan lainnya.