HETANEWS.COM

Minta Tebusan Sepeda Motor, 5 Pemuda Tega Culik dan Siksa Penarik Becak

Kelima tersangka yang diamankan Polisi. (foto/jufri)

Binjai, hetanews.com- Seorang penarik becak, Roni (15), warga Jalan Sei Bahorok, Kelurahan Pujidadi, Binjai Selatan, diculik, disandera dan disiksa.

Aksi penyiksaanya pun direkam pelaku dan ditunjukkan kepada orangtua Roni untuk meminta tebusan sebuah sepeda motor.

Aksi para pelaku dilaporkan orang tua korban ke Sat Reskrim Polres Binjai. Selama 3 hari disandera, Roni pun berhasil diselamatkan, Kamis (5/4/2018) siang.

Kapolres Binjai, AKBP Donald P Simanjuntak melalui Kasat Reskrim, AKP Hendro Sutarno mengatakan, para pelaku diringkus di Medan, tepatnya di depan kantor Camat Helvetia.

"Anggota Pidum bersama keluarga dan kepling bernegoisasi. Akhirnya disepakati, bertemu di depan kantor Camat Helvetia,"ujar Hendro.

Setiba di lokasi, personil polisi yang dipimpin Kanit Pidum, Ipda Hotdiatur Purba pun melakukan pengintaian.

"Setelah target (pelaku) terlihat, anggota langsung bergerak dan mengamankan para pelaku,"ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Madina tersebut.

Polisi berhasil menangkap 5 pelaku, Febry Nugroho (18), warga Jalan Samanhudi, Binjai Selatan, Ahmad Afrizal (24), warga Jalan Gunung Sinabung, Binjai Selatan dan Billy Pratama (22), warga Jalan Gunung Bendahara, Kelurahan Binjai Estate, Binjai Selatan.

Selain ketiga warga Binjai tersebut, polisi juga menangkap, Romy Jiliansyah (22) dan Jefrizal Harry (24), keduanya warga Mencirim, Pasar 3, Kecamatan Sunggal, Deliserdang.

Diterangkannya, pada Senin (2/4/2018) sekira pukul 16.00 WIB, Roni berangkat dari rumah untuk menarik becak ke Jalan Pringondani, Kelurahan Satria, Binjai Kota.

Namun, hingga malam hari, korban tak kunjung pulang. "Orang tua korban merasa was-was dan mencari korban. Tapi, tak ada seorang pun yang tahu keberadaannya,"sebut Hendro.

Keesokan harinya, Selasa (3/4/2018) sekira pukul 23.00 WIB, 4 orang tak dikenal mendatangi rumah orang tua korban, menunjukkan sebuah handphone yang berisi video.

"Mak Uek, tolong Roni mak Uek. Dalam 24 jam, Roni disiksa sama orang ini,"ujar Roni dalam video yang ditunjukkan pelaku.

Usai menunjukkan video, para pelaku pun pergi meninggalkan orang tua korban dan meminta tebusan sebuah sepeda motor.

"Hingga saat ini, anggota Sat Reskrim masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku,"seru Hendro.

Penulis: jufri. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!