HETANEWS

Dipicu Persoalan Pribadi, Oknum CS Diduga 'Otak Atik' ATM Nasabah

Rizki Andani saat berada di ATM Mandiri Megaland, Jalan Sangnawaluh Siantar. (foto/hug)

Siantar, hetanews.com - Rizki Andani, nasabah Bank Mandiri, menduga jika ada oknum Costumer Service (Cs) Bank Mandiri yang melakukan kecurangan terhadap kartu ATM nya.

Hal itu ia ketahui saat oknum CS pernah mentransfer uang ke Sandy melalui rekening Rizki, beberapa waktu lalu.

Sandy adalah teman Rizki yang ketika itu berhubungan dengan oknum CS Mandiri yang dimintakan untuk membuatkan undangan. Uang muka pun ditransfer ke rekening Rizki dan diketahui oleh Sandy. 

Belakangan, karena adanya ketidak cocokan antara kedua belah pihak, akhirnya oknum CS pun meminta supaya uang yang semula ditransfer agar segera dikembalikan. Saat itulah, saldo di ATM milik Rizki Andani kosong, namun di buku tabungan Mandiri, masih tercatat jumlah uang Rp 1.060.000.

Sandy membenarkan jika dirinya mendapat pesanan undangan pernikahan dari oknum CS. Namun akhirnya berjalan tidak sesuai dengan kesepakatan awal. Oknum CS minta uang Rp 1,7 juta yang ditransernya untuk dikembalikan.

"Iya kemarin ditransfer uang muka untuk cetak undangan. Ketepatan saya design undangannya. Akhirnya undangan itu mereka ambil langsung ke Medan, dan melunasinya," kata Sandy, Kamis (5/4/2018).

Sandy menduga jika oknum CS sengaja memanfaatkan rekening Rizki dengan 'mengotak-atik' ATM dan rekening tabungan. Sehingga, saldo di ATM kosong, namun di buku tabungan masih tercatat sejumlah uang dalam rekening. Ketika hendak dilakukan penarikan, pihak bank tidak mengizinkan. 

"Katanya harus dilunasi dulu semua uang yang ditransfer itu. Jadi kalau ada uang direkening itu sebesar Rp 1,7 juta atau lebih maka otomatis berpindah samanya (oknum CS). Katanya begitu sama kami," tukas Sandy.

Sandy mengaku ingin mengembalikan uang tersebut. Namun oknum Cs disebut terlanjur menempuh cara yang berbeda. Sehingga ATM milik temanya Rizki Andani menjadi 'korban'. Keduanya pun sempat menanyakan hal itu langsung ke oknum CS yang bertugas di Bank Mandiri, di Jalan Sutomo.

"Ini kan persoalan pribadi. Kenapa sampai-sampai pemblokiran ATM, karena dia CS di Bank Mandiri, bisa semena-mena," tukasnya.

Rizki pun menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh oknum CS itu. Sebagai nasabah, ia menyesalkan penonaktifan ATM oleh pihak bank. Ia pun terheran, jika oknum CS semena-mena melakukan hal itu kepada nasabah.

"Pernah kami tanyakan langsung ke pihak Bank Mandiri, Jalan Sutomo. Kenapa bisa ATM isinya kosong. Kami pun mau narik uang dari buku tabungan, kata pimpinannya sama CS nya itu, harus kami bayar dulu uang si CS itu," ungkap Rizki.

Diduga oknum CS Bank Mandiri dapat 'mengutak atik' rekening nasabah lantaran persoalan pribadi, Bank Mandiri Cabang Kota Siantar yang dikonfirmasi terpisah, belum dapat memberi keterangan. Abdul Azis, yang mengaku sebagai Danru Sekuriti pun mencoba menjembatani awak media dengan pihak bank. Namun tidak seorang pun pihak bank yang mau memberikan konfirmasi. 

"Untuk saat ini pihak belum dapat memberikan keterangan. Kalau untuk masalah itu, langsung nasabahnya saja kemari, itu prosedurnya," kata Abdul Azis.

Penulis: gee. Editor: gun.