HETANEWS

Melawan Pakai Parang, Pelaku 363 Warga Kota Kisaran Didor 

Pelaku Nadin usai pengambilan proyektil di depan ruang IGD RSU HAMS Kisaran bersama tim Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan. (foto/heru)

Asahan, hetanews.com - Satu dari 3 orang pelaku pencurian dengan pemberatan di  komplek Rumah Sakit Umum (RSU) Ibu Kartini Linkungan V Kelurahan Sei Ranggas, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan  bernama Feri Sanjaya atau biasa dipanggil Naden (32) didor kedua kakinya.

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Arif Batu Bara melalui Kanit Jatanras, Ipda Khomaini menceritakan, awalnya pada Jumat (23/3/2018) sekira pukul 03.00 WIB terjadi pencurian dengan pemberatan di rumah Ahmad Zulhanuddin. Pelaku masuk dengan cara diduga mencongkel pintu depan rumah pelapor dengan  menggunakan parang.

Kemudian pelaku masuk ke dalam rumah dan mengambil beberapa barang berharga seperti  1 unit laptop , perhiasan emas, jam tangan, 1 unit handphone (HP) Android, uang tunai Rp 10 juta ditambah beberapa lembar uang Ringgit," jelas Khomaini, Rabu (4/4/2018).

Lalu dari hasil interograsi dan saksi-saksi di TKP,  di hari ketiga setelah kejadian diketahui salah satu tersangka Nadin menawarkan laptop. Selanjutnya informasinya, Senin (2/4/2018) sekira 03.30 WIB, tim bergerak cepat dan membekuk Nadin.

Namun saat akan dibekuk Nadin melakukan perlawanan dengan mengacungkan parang ke pada petugas, sehingga diambil tindakan tegas.

Saat dilakukan interograsi, Nadin mengaku melakukan aksinya bersama tersangka Dian. Lalu diketahui sebagian hasil kejahatan itu  diberikan kepada Putra.

"Kini ketiga tersangka telah kita amankan beserta barang bukti. Untuk pasal yang akan dipersangkakan pasal 363 ayat 2 KUHP, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," ujar Khomaini.

Penulis: heru. Editor: aan.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.