HETANEWS

LSM LIRA Mendesak Dirut PDAM Tirta Lihou Dicopot, Ini Alasannya

Konsolidasi yang digelar di sekretariat LSM LIRA Simalungun, di Jalan Saribudolok, Kecamatan Pane. (foto/hug)

Simalungun, hetanews.com- DPD LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Simalungun, menggelar konsolidasi dalam rangka persiapan aksi unjuk rasa, mendesak Dirut Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lihou, Benni Purba agar segera mundur dari jabatannya.

Konsolidasi ini digelar di sekretariat DPD LSM LIRA, di Jalan Saribudolok, Kecamatan Pane, Kamis (29/3/2018) siang. Dihadiri puluhan anggota dan pengurus LIRA ditingkat kecamatan se Kabupaten Simalungun.

Hotman P Simbolon, yang menjabat sebagai Bupati LIRA Simalungun langsung memimpin konsolidasi tersebut. Menurut Hotman, pelayanan PDAM Tirta Lihou di Kabupaten Simalungun selama ini telah banyak merugikan konsumen. Misalnya, air PDAM sering kotor, di beberapa daerah di Kabupaten Simalungun.

"Di daerah kecamatan Tapian Dolok misalnya. PDAM lebih sering menjual angin dari pada air. Maksudnya, dalam satu bulan, bisa sampai dua minggu air mati. Itu yang membuat air jadi kotor," kata Bupati LIRA.

Ia menegaskan, seharusnya PDAM Tirta Lihou harus memberikan pelayanan prima kepada konsumen. Sebab, air merupakan hajat hidup orang banyak yang harus diprioritaskan.

"Kalau PDAM mati, gak ada pelayanan prima yang dilakukan sama PDAM Tirta Lihou. Misalnya, kalau air mati, penyedian air bersih seperti mobil tanki air gak pernah turun," ucapnya. 

Munculnya keresahan warga atas pelayanan yang diberikan oleh perusahaan daerah air minum tersebut, pihaknya pun akan  melakukan unjuk rasa dengan mendesak pergantian Dirut PDAM Tirta Lihou, yang rencananya akan digelar, pada Rabu (4/4/2018) mendatang.

Adapun warga yang ikut dalam konsolidasi ini datang dari Kecamatan Panei, Kecamatan Bandar, Kecamatan Tanah Jawa dan Kecamatan Dolok Panribuan.

Penulis: gee. Editor: gun.