HETANEWS

Tukang Ojek Tewas Ditabrak Anggota Dewan Dari Fraksi PDIP

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas (foto/Istimewa)

Maluku, hetanews.com - Satu pengojek bernama Fredy Pattirajawane (39), di Kota Ambon, Maluku, tewas mengenaskan, karena ditabrak mobil yang dikendarai anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Jimy G Sitanala.

Kasat Lantas Polres Ambon Ajun Komisaris Muhammad Bambang Surya Wiharga,  mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (25/3) akhir pekan lalu.

“Peristiwa itu terjadi di Jalan Sisingamangaraja, Desa Passo, Kecamatan Baguala, Ambon. Korban adalah warga desa itu,” terang Bambang. Insiden itu bermula ketika Feddy yang mengendarai sepeda motor bernomo polisi DE 3716 XX, melaju dari arah Desa Suli ke Desa Passo.

Kecelakaan terjadi di Jalan Sisingmangraja, Kawasan Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Maluku, Minggu (25/03/2018). Korban adalah Fredy Pattirajawane (39), warga Desa Passo. Fredy tewas dengan kondisi mengenaskan.

Kejadian bermula saat korban sedang mengendarai sepeda motor bernomor polisi DE 3716 XX dari arah Desa Suli menuju Desa Passo.

Kala itu, dari arah berlawanan, mobil merek Honda Brio yang dikemudikan Jimmy dan juga berisi seorang penumpang, yakni seorang pegawai Otoritas Jasa Keuangan, melalu dengan kecepatan tinggi.

Karena tak mampu mengendalikan mobil, Jimmy menabrak Fredy dan menyeretnya hingga 25 meter dari lokasi tabrakan.

Fredy tewas seketika. Jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Otto Kuyik, Desa Passo.

"Korban tewas akibat ditabrak mobil Honda Brio dengan nomor polisi DE 1579 AH warna merah, yang di dalamnya terdapat seorang pegawai OJK bernama Stella Matiputti dan anggota DPRD Maluku Tengah Jimmy Sitanala. Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIT di depan sebuah toko Jalan Sisingamangaraja,” jelasnya

Meski peristiwa itu terjadi pada akhir pekan lalu, polisi belum melakukan pemeriksaan terhadap Jimmy yang merupakan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

“Dia belum jadi tersangka, belum diperiksa. Pelaku mau saja hadir di markas, dan ingin diperiksa. Tapi kami tak bisa kalau tak disetujui DPRD lebih dulu,” tandasnya.

sumber: suara.com

Editor: sella.