HETANEWS.COM

Selangkah Lebih Maju, Camat Hatonduhan Undang Pangulu Rakor PD

Camat Hatonduhan, Maryaman Samosir. (foto/zai)

Simalungun, hetanews.com - Sepertinya, Camat Hatonduhan, Maryaman Samosir, selangkah lebih maju dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori (DPMPN) Kabupaten Simalungun.

Pasalnya, rapat koordinasi (rakor) Pendamping Desa (PD) untuk meningkatkan kinerja dalam bertugas, Camat tersebut mengundang seluruh Pangulu di kecamatannya.

Diketahui, rakor pada hari Senin, 19 Maret 2018 lalu itu untuk evaluasi kegiatan tahun 2017 dan persiapan pelaksanaan tahun 2018.

Dan rakor itu hanya untuk Tenaga Ahli (TA)  dan PD. Karena PD adalah ujung tombak di lapangan alias di desa atau nagori.

Adanya penilaian ini bukan tanpa alasan yang kuat. Pasalnya, sejumlah Pangulu hadir saat rakor mengaku seperti dibodoh-bodohi.

Di mana, di pertengahan kegiatan, diketahui mereka, bahwa tujuan utama itu (kegiatan) untuk pelaporan kerja pendamping desa ke provinsi.

Hal itu juga diakui Pendamping Teknik Kecamatan Hatonduhan, Tumpal Situngkir, manakala dikonfirmasi jika ada Pangulu yang bersedia mengungkap praktek dugaan pungutan liar atau pungli dalam hal pembuatan Rincian Anggaran Biaya (RAB) yang dilakukannya, maka TA tak segan untuk merelokasikannya.

"Sudah dikonfirmasi tim ahli ke pangulu pak, Senin tanggal 19 Maret 2018 di Kecamatan," balasnya via pesan singkat konfirmasi hetanews.com ke seluler miliknya.

Aksi dugaan tipu secara berjamaah para PD dengan TA itu juga terjadi sebelumnya di Kecamatan Tanah Jawa.

Di mana pada hari Rabu (14/3/2018) lalu, Camat Tanah Jawa, Farolan Sidauruk, mengundang seluruh Pangulu Nagori dalam rangka rakor percepatan pelaksanaan dana desa tahun 2018.

Namun di tengah berlangsungnya kegiatan, diketahui dalam rangka pemenuhan pelaporan kerja PD ke tingkat provinsi dengan merayu seluruh Pangulu Nagori untuk membubuhkan tandatangan persetujuan, bahwa para pendamping tidak pernah melakukan pungutan.

Yaitu dalam hal pembuatan RAB maupun Surat Pertanggung Jawaban (SPJ/LPJ) pemanfaatan dana desa.

Menanggapi persoalan ini, Camat Hatonduhan, Maryaman Samosir dari seberang telepon seluler miliknya tidak membantah.

Bahwa dirinya, ada mengundang seluruh Pangulu Nagori di kecamatannya, pada 19 Maret 2018 lalu. Namun dalam rangka sosialisasi Bumnag.

"Benar ada kita mengundang. Tapi rangka sosialisasi Bumdes (Bumnag). Jumpa lah kita, enggak enak melalui telepon. Nanti lain kalian beritakan," ucap Camat, Minggu (25/3/2018).

Baca Juga: Dituding Kerjakan RAB Tanjung Pasir, Tumpal Ngaku tak Pernah Berbuat Curang

Baca Juga: Dikibuli, Camat dan Ketua Asosiasi Pangulu Angkat Tangan Masalah Cuitan Lista

Sebelumnya juga, TA Pendamping Masyarakat Desa (PMD) Simalungun, Sunardi mengatakan, bahwa pihaknya akan segera turun.

Usai dari Mecamatan Tanah Jawa, kemudian lanjut ke Kecamatan Hatonduhan dalam rangka mengecek kinerja para pendamping yang dikabarkan pungli.

Penulis: zai. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!