HETANEWS

Berumur Sebulan, Balita Edward Sibuea Pendarahan Otak, Butuh Uluran Tangan

Balita Edward Sibuea dirawat di RS Harapan Siantar. (foto/BT)

Siantar, hetanews.com -  Edward Sibuea, balita berumur sebulan, terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk dioperasi, lantaran menderita pendarahan otak.

Hanya saja, operasi urung dilaksanakan akibat keterbatasan biaya pihak keluarga.

Anak dari pasangan suami istri, Josua Sibuea-Sartika Tambunan, itu pun kini terkulai lemas, di rusbang RS Harapan, Kota Siantar. Edward masuk rumah sakit, pada Rabu (21/3/2018), lalu.

Menurut cerita keluarga, pada Kamis (22/3/2018), mereka langsung mengurus BPJS dan selesai hari Jumat (23/3/2018). Namun sayang, jaminan kesehatan dari pemerintah itu, baru dapat digunakan 2 pekan setelah didaftarkan.

Sartika, ibu korban, menambahkan, Edward sejak lahir pada bulan Februari, sudah menderita penyakit pendarahan  di otak. Balita itu dirawat di ruangan Vinsensius Kelas 3 RS Harapan.

"Kami sebenarnya mau pulang saja bang, tapi kata dokter tagihan kami sudah mencapai 5 jutaan, jadi kami tidak ada biaya untuk pulang,"ucap warga Nagori Pokkan Baru, Kecamatan Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungun ini.

Josua Sibuea, ayah bayi itu, diketahui baru beberapa hari bekerja di Koperasi Simpan Pinjam. Josua pun tidak mempunyai dana untuk biaya perobatan. Apalagi, biaya operasi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

“Kalau bisa bantulah kami Pak. Bantu kami carikan dana atau donatur untuk mengobati anak kami ini. Kata dokter, biaya operasi sampai puluhan juta rupiah,” kata Sartika.

Terakhir, Sartika boru Tambunan maupun keluarga, mengharapkan uluran tangan dari siapapun. Agar balita tersebut dapat dioperasi, keluarga mencantumkan alamat handphone (HP) di nomor 085370226607.

Penulis: bt. Editor: gun.