Medan, hetanews.com - Tantangan terberat yang dihadapi Koperasi Pegawai Negeri (KPN) dalam meningkatkan kesejahteraan anggota, dapat dihadapi dengan cara memperbanyak kerjasama dengan dunia usaha, guna memperluas  bidang usaha koperasi. 

Demikian dikatakan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Medan, Qamarul Fatah saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPN Pemko Medan Tahun Buku 2017, di gedung P4TK, Rabu (21/3/2018).

Ia mengatakan, pengurus koperasi merupakan pengemban amanah anggota sekaligus pengabdian. Jabatan pengurus bukan untuk mengangkat popularitas, bukan pula untuk mengejar materi. Kepengurusan, adalah tepatnya seseorang mencurahkan pemikiran dan kemampuannya. 

"Oleh karena itu, setiap pengurus harus mempunyai dedikasi dan kemampuan dalam menjabarkan visi dan misi KPN Pemko Medan, demi mengangkat harkat dan martabat serta kemajuan koperasi dengan dukungan segenap anggota," ucapnya.  

Berkaitan dengan itu, pesan Wali Kota, segenap unsur pengurus KPN Pemko Medan harus saling bahu-membahu dalam mengembang amanah anggota, pro aktif meningkatkan dan mengembangkan koperasi dan dapat menyelesaikan segala permasalahan secara arif bijaksana. 

Ia juga mengingatkan segenap bendaharawan gaji OPD, harus bertanggung jawab dengan jujur dan sungguh dalam mengelola administrasi pinjaman anggota dengan tidak menunda-nunda penyampaian setoran pinjaman anggota koperasi ke KPN Pemko Medan. 

Peserta RAT KPN Pemko Medan Tahun Buku 2017, di gedung P4TK, Rabu (21/3/2018). (foto/ardiansyah)

Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada KPN Pemko Medan yang telah mendapatkan beberapa penghargaan tingkat provinsi maupun nasional.

Apresiasi juga disampaikan Wali Kota kepada Ketua I KPN Pemko Medan, Ahmad Basyaruddini yang diberi penghargaan Gubsu sebagai tokoh penggiat koperasi tingkat Sumut. Dan Ketua II KPN Pemko Medan, Sulaiman Harahap yang mendapat penghargaan dari Wali Kota Medan, sebagai tokoh penggiat koperasi tingkat Kota Medan.

Ketua I KPN Pemko Medan, Ahmad Basyaruddin mengatakan, dalam era globalisasi dewasi ini, koperasi masih relevan sebagai insitusi yang dapat membantu perekonomian anggotanya. Fakta menunjukkan, di era ekonomi modern saat ini, institusi koperasi dapat diandalkan dan mampu memperkuat posisi tawar para anggota. 

"Hal ini tidak terlepas dari ajaran pokok koperasi yang mengedepankan demokrasi ekonomi, dari anggota, untuk anggota," ucapnya. 

Ia menjelaskan,  sejak awal koperasi menjalankan fungsi dan peran demokrasi yasng tercermin dari prinsip keanggotaannya yang bersifat sukarela dan terbuka. Selain itu, pengelolaannya juga dilaksanakan atas kehendak dan keputusan para anggotanya. 

"Para anggota itulah yang memegang dan melaksanakan kekuasaan tertinggi dalam koperasi, bebas berpendapat dan mendapat pelayanan yang sama, serta dapat berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan," jelasnya. 

Sehubungan dengan itu, dia mengingatkan agar peserta RAT KPN Pemko Medan ini, memastikan bahwa koperasi ini dikelola secara profesional, dengan mengedepankan transparansi dan kejujuran.

Basyaruddin juga mengucapkan terima kasih kepada Pemko Medan dan segenap anggota yang telah memberi dukungan dan kerja sama yang baik, sehingga KPN Pemko Medan ini dapat berjalan dengan baik dan meraih prestasi.

Beberapa penghargaan yang diperoleh selain terpilih Ketua I dan Ketua II sebagai Tokoh Penggiat Koperasi, KPN juga mendapat penghargaan dari Kementerian Koperasi. Selain itu, juga mendapat penghargaan dari PKP-RI sebagai Anggota Berperingkat I Tahun 2017 juga penghargaan dari Gubsu atas Koperasi Berprestasi Tingkat Sumut  2017. 

Kadis Koperasi dan UMKM Medan, Emilia Lubis, mengungkapkan kebanggaannya pada KPN Pemko Medan yang telah mendapat pengakuan dari Pemprovsu maupun Kementerian Koperasi, sebagai koperasi yang baik, akun tabel dan terpercaya. 

Dia mengharapkan, agar prestasi dapat ditingkatkan dan tetap mengedapankan usaha meningkatkan kesejahteraan para anggotanya.

Diakhir acara, dilakukan penarikan luckydraw oleh anggota KPN Pemko Medan dengan ratusan berbagai hadiah, termasuk TV dan kulkas.