Tebingtinggi, hetanews.com - Dikejar 10 hari, akhirnya Satuan Reskrim Polres Tebingtinggi, berhasil menangkap 2 pelaku perampokan nasabah Bank  BRI Cabang Kota Tebingtinggi dari sebuah rumah kos-kosan, di Jalan Sei Babura, Kampung Bicara, Kota Tebingtinggi.

Kedua pelaku yang ditangkap yakni, Suryadi alias Surya alias Adi (40), warga Jalan Sersan Anin, Lingkungan 1, Kelurahan Mangun Jaya Kayu Agung, Palembang dan Al Fahmi alias Fahmi (45), warga Jalan Talang Andong RT 16 RW pp3 Desa Sungai Reboh, Kecamatan Banyuasin, Palembang. Dalam penangkapan itu, 1 pelaku terpaksa ditembak.

Kapolres Tebingtinggi, AKBP Sunadi melalui Kasubag Humas, AKP MT Sagala, Rabu (21/3/2018) mengatakan, kejadian perampokan nasabah Bank BRI  itu, terjadi pada Jumat, 9 Maret 2018 lalu, sekira pukul 09.30 WIB. Korban bernama Bahtiar Saragih, warga Huta Bayu Desa Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun.

Korban saat itu sedang berada di kantor BRI, Jalan Sutomo Tebingtinggi untuk mentransfer uang dan meninggalkan uang senilai Rp 100 juta, dibungkus kantong plastik hitam didalam mobil Toyota Fortuner nomor polisi (nopol)'BK 1514 WH yang sedang diparkir, di pekarangan Bank BRI.

Saat itu ditanya satpam BRI 'mobil siapa BK 1514 WH'. Lalu dijawab korban, 'mobil saya, kenapa pak?. Kemudian diberitahu satpam, jika kacanya dipecahkan. Lalu korban langsung mencek dan benar kaca samping kanan dibelakang stir sudah pecah dan uang yang ditinggal sudah tidak ada.

Pengakuan kedua pelaku, bahwa mereka bertiga, dimana yang merencanakan adalah marga Silalahi (belum tertangkap) yang datang ke kantor BRI dengan menggendarai sepeda motor Yamaha Jupiter BK 5860 TAN.

Pasal yang dipersangkakan kepada para pelaku yakni, 363 ayat 4e, 5e dari KUHPidana.