HETANEWS

Pelaku Pemanah Mahasiswa Universitas Budi Daya Binjai Ditembak Petugas

Pelaku saat diamankan personil Sat Reskrim Polres Binjai. (foto/jufri)

Binjai, hetanews.com - Satu per satu, aksi premanisme yang meresahkan masyarakat di Kota Binjai, terungkap.

Kali ini, anggota Pidum Satuan Reskrim Polres Binjai mengambil tindakan tegas terhadap Khaidir alias Kedir (20) warga Jalan Kueni, Lingkungan 3, Limau Sundai.

Polisi menembak kaki Kedir, karena berusaha melarikan diri usai tertangkap berada di Warnet Broker, seputaran Lapangan Merdeka Binjai, Selasa (20/3/2018) sekira pukul 02.30 WIB.

Ternyata, Kedir adalah orang yang memanah Sudarman Gulo (23) mahasiswa Universitas Budi Daya Binjai, ketika berada di Lapangan Merdeka Binjai, pada Sabtu (3/3/2018) lalu.

Menurut Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Hendro Sutarno, setelah Sudarman melaporkan kejadian tersebut, anggota Pidum Sat Reskrim langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya pelaku diketahui berada di Warnet Broker.

Penangkapan pelaku, dipimpin langsung Kanit Pidum Ipda Hotdiatur Purba. "Saat ini, pelaku masih diperiksa intensif penyidik Sat Reskrim," ujar Hendro.

Korban yang dipanah pelaku saat mendapatkan perawatan medis. (foto/jufri)

Ketika diperiksa, Kedir mengaku dia nekat memanah warga Jalan Kangkung, Binjai Barat itu karena tidak senang melihat Sudarman yang memukuli temannya bernama Alpin.

"Alpin melapor pada Kedir, bahwa dia dipukuli Sudarman. Kemudian, Kedir mendatangi pelaku saat berada di lapangan basket Lapangan Merdeka," ujar mantan Kasat Reskrim Polres Madina tersebut.

Ternyata, saat bertemu, Kedir menanyakan apa yang terjadi antara Sudarman dan Alpin. Disitu, Sudarman menjawab, bukan urusan Kedir.

"Hal itu yang membuat Kedir langsung mengambil panah dari kantong dan memanah Sudarman. Usai memanah korban, pelaku langsung melarikan diri," tambahnya.

Usai menangkap pelaku, polisi mengamankan sebuah panah berlilitkan karet hijau dan gagang besi, anak panah yang terbuat dari besi yang diruncingkan. 

Penulis: jufri. Editor: aan.