Tebingtinggi,hetanews.com- Pembongkar rumah saksi korban, Rosita Tarigan (70), warga Dusun 1 Desa Paya Pasir, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Sergai, akhirnya berhasil ditangkap. Namun sayang, dari 3 pelaku, 2 melawan petugas dan akhirnya ditembak.

Kini, kedua pelaku, yaitu M Handani Purba alias Dani (37), warga jalan Sei Bahilang, Lingkungan 2, Kelurahan Mandailing, Kecamatan Tebingtinggi Kota dan pelaku M Suher alias Heri (37), warga jalan Ir H Dujuanda, gang H.M.Y Sinaga, Lingkungan 4, Kecamatan Rambutan, mendekam di sel Polres Tebingtinggi.

Kapolres Tebingtinggi, melalui Kasubag Humas, AKP MT Sagala, Senin (19/3/2018), mengatakan, kedua pelaku mengaku kalau mereka melakukan aksi itu bersama temannya yang saat ini masih diburon.

Pembongkaran rumah milik korban Rosita Tarigan, terjadi pada Rabu, 14 Maret 2018 lalu, sekitar pukul 10.30 WIB.

Rumah korban diketahui dibongkar dari saudara Sarifah melalui handphone.

Saat itu, pintu besi grasi rusak dan 1 unit sepeda motor Yamaha Mio BK 6357 NAA, tabung gas, boneka dan celengan korban hilang.

Kedua pelaku diketahui esoknya, setelah dilakukan penyelidikan dan kedua pelaku berada di sebuah rumah, di Desa Laut Tador.

Saat dikepung polisi, kedua pelaku melawan dan tidak mengindahkan hirauan polisi. Perbuatan pelaku, seperti tertuang dalam pasal 363  3e,4e,5e dari KUHPidana.