Siantar, hetanews.com - Gagal lagi, gagal lagi. Itu yang terjadi dalam rencana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD DPRD Siadengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), selaku mitra kerja.

Seharusnya RDP digelar hari ini, Senin (19/3/2018), namun kembali OPD tak hadir. 

Sesuai jadwal, harusnya Komisi III melakukan RDP dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sayangnya Plt Kadis PUPR, Jhonson Tambunan, tak menghadiri RDP yang digelar di ruang Komisi III.

Rapat itu akan digelar sekira pukul 10.00 WIB. Namun hingga pukul 12.30 WIB, Jhonson Tambunan tak kunjung  kelihatan. 

Tidak 'nongolnya' Jhonson, langsung dikonfirmasi staf Komisi III melalui ponsel. Namun jawaban yang disampaikan Jhonson, cukup mengejutkan. Karena, Jhonson kembali beralasan, kalau undangan rapat tidak sampai kepadanya.

Hal seperti itu, persis sama, dengan yang terjadi pada rencana rapat Komisi III sebelumnya. Sebab pada rencana rapat sebelumnya, Jhonson Tambunan tidak hadir, juga beralasan undangan  tidak sampai kepadanya.

Terkait hal itu, Ketua Komisi III DPRD Siantar, Hendra PH Pardede menyatakan, pihaknha menyesalkan tidak hadirnya Plt Kadis PUPR.

Tidak hanya itu, Hendra juga kecewa dengan Sekretariat Daerah Pemko Siantar, dalam hal ini, terhadap Bagian Umum.

Hendra mengaku, tidak habis pikir, sehingga Jhonson Tambunan mengaku tidak menerima undangan rapat  Karena menurut Hendra, undangan DPRD untuk rapat sudah disampaikan ke Sekretariat Daerah Pemko Siantar.

Dengan alasan Jhonson seperti itu, Hendra mengaku bingung dengan kinerja Pemko Siantar. Terutama menyangkut undangan dewan, yang kembali disebut tidak sampai kepada Plt Kadis PU-PR.

"Bingung lihat Pemko Siantar ini. Yang lalu katanya karena undangan (tidak sampai). Ini juga karena undangan. Apa tidak ada orang di (Sekretariat Daerah) Pemko? ,"ucap Hendra.

Sementara itu, Sekretaris Komisi III, Frengki Boy Saragih menyatakan, pijhaknya akan tetap membuat rekomendasi terhadap Dinas PUPR. Termasuk 2 kali Plt Kadis PUPR tidak mengikuti rapat.