Siantar, hetanews.com - Walaupun nilai Kota Siantar berdasarkan surveylu yang dilakukan oleh Obudsman soal kepatuhan Pemerintah Daerah (Pemda) terkait pelayanan publik dalam zona merah, namun Obudsman tetap mengapresiasi sikap dari Wali Kota Siantar, yang menerima hasil penilaian tersebut. 

Awalnya Kepala Obudsman Perwakilan Sumatera Utara, Abyadi Siregar menyebutkan, penilaian yang dilakukan saat ini masih seputar survei atribut pelayanan publik.

“Jadi yang masih kita survei itu atribut pelayanan publik. Karena itu kewajiban penyelenggara dalam menyelenggarakan pelayanan. Dan bila sudah ada itu, barulah kita survey kualitas pelayanan. Itulah namanya implementasi dari standart pelayanan," kata Abyadi, Kamis (15/3/2018). 

Terkait sikap dari Pemko, kata Abyadi, dia sangat mengapresiasi, sebab dia menilai Wali Kota Siantar, Hefriansyah langsung responsif setelah menerima penilaian dari Obudsman.

"Waktu saya berikan pertama itu, pastinya kaget. Wajar, karena ini penilaian yang pertama kita lakukan, jadi masih kaget. Tetapi saya apresiasi karena Wali Kota Siantar langsung responsif waktu menerima hasil itu," ujarnya. 

Ketika itu, kata Abyadi, Wali Kota Siantar langsung memanggil dinas terkait.

"Jadi, dia langsung panggil dan meminta agar segera diperbaiki segala kekurangan berdasarkan penilaian kita. Itu yang buat saya apresiasi sikap dari Wali Kota," paparnya.

Untuk itu, Abyadi berharap dengan sikap responsif dari Wali Kota bisa membuat perubahan terkait pelayanan publik yang ada di Kota Siantar.

“Mudah-mudahan nanti di tahun 2018, sewaktu survei kita lakukan lagi kota Siantar, sudah lebih baik, karena melihat sikap responsif dari Wali Kota," sebutnya. 

Baca Juga: Dari 11 OPD yang Disurvey, Siantar Dapat Nilai 24,63 dari Ombudsman, Ini Penjelasannya

Abyadi menyarankan kepada Pemko Siantar agar segera memperbaiki pelayanan publik sesuai dengan UU Nomor 25 Tahun 2009.

"Saya sarankan agar segera melengkapi atribut-atribut pelayanan publik sesuai standart pelayanan publik dan meningkatkan kualitas pelayanan publik," papar Abyadi.