Sun 24 Jun 2018

Ada Ikrar Tolak Hoax dan Isu SARA di Acara Silaturahmi yang Digelar Polres Simalungun

Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan saat menyampaikan sambutan. (foto/zai)

Simalungun,hetanews.com- Polres Simalungun laksanakan silaturahmi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) dengan melibatkan tokoh agama (toga), tokoh adat (todat) dan tokoh masyarakat se-Kabupaten Simalungun, di Lapangan Apel Polres Simalungun yang dipimpin Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan, Rabu (14/3/2018).

Para undangan yang hadir dalam acara tersebut, Bupati Simalungun yang diwakilkan oleh Wakil Bupati, Amran Sinaga, Dandim 0207 Simalungun, Letkol Robinson Tallupdang dan mewakili Kajari Simalungun. Yang keseluruhannya tamu undangan yang hadir lebih kurang 500 orang.

Kapolres Simalungun menyampaikan, bahwa untuk menciptakan kondisi yang kondusif di wilayah kabupaten simalungun, maka diharapkan seluruh elemen masyarakat bersama - sama dengan aparat penegak hukum agar bekerja sama serta sama – sama bekerja dari sudut kemampuan dan kewenangannya masing- masing, demi terselenggaranya situasi aman dan terkendali.

Tujuan dilaksanakan acara silaturahmi ini, lanjutnya, untuk menguatkan toleransi antar umat beragama guna menggunakan iklim yang sejuk dan mantapkan stabilitas kamtibmas dalam rangka mewujudkan Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) tahun 2018 yang damai, di Kabupaten Simalungun.

Suasana silaturahmi FKPD,  yang melibatkan Toga, Todat dan Tomas yang dilaksanakan Polres Simalungun. (foto/zai)

Kapolres Simalungun juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat, Pemkab, Polres Simalungun, Kodim 0207 Simalungun selalu menjaga stabilitas Kamtibmas dalam rangka menuju Pilgubsu 2018.

Marudut mengajak seluruh masyarakat Simalungun untuk menolak segala jenis hoax, Isu-isu sentimen SARA dan ujaran kebencian serta hal- hal yang dapat merusak persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat dengan dali  apapun dan atau kepentingan apapun.

Hendaknya masyarakat memahami, bahwa pemilihan gubernur, merupakan pesta demokrasi yang rutin dilaksanakan. Jangan sampai moment spesial ini dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk memecah bela dan mengadu domba, rapatkan barisan guna memantapkan stabilitas Kamtibmas dalam rangka mewujudkan pemilihan gubernur yang jujur, adil dan rahasia, seru Kapolres.

Sementara Wakil Bupati Simalungun  menyampaikan, bahwa acara silaturahmi ini, merupakan sarana memelihara hubungan, baik pribadi maupun intansi, khususnya hubungan silahturahmi antar FKPD dan FKUB, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat se Kabupaten Simalungun  dengan Pemkab Simalungun. Dalam rangka menjaga kesatuan, keamanan serta stabilitas di masyarakat, katanya. 

Bahwa Pemkab Simalungn sangat konsern terhadap pembangunan di segala bidang yang kita tahu, bahwa tahun ini Pemkab Simalungun sedang membangun Islami Center.

Sehubungan pemilihan Gubernur Sumatera Utara pada 27 Juni 2018, marilah kita memelihara dan menjaga dan ketertiban dan suasana yang kondusif dengan cara menjalin komunikasi antar tokoh agama dengan masyarakat di lingkungan tempat tinggal kita, ajaknya.

Dandim 0207 Simalungun menyampikan, bahwa TNI AD, khususnya Kodim Simalungun siap membantu menjaga kerukunan umat beragama dan menolak segala bentuk hoax, isu – isu sentimen SARA dan ujaran kebencian yang dapat merusak persatuan dan kesatuan di NKRI, khususnya diwilayah Kabupaten Simalungun.

Suasana silaturahmi FKPD,  yang melibatkan Toga, Todat dan Tomas yang dilaksanakan Polres Simalungun. (foto/zai)

Ketua FKUB Simalungun menyampaikan, bahwa FKUB siap untuk menjaga kerukunan umat beragama dan menolak segala bentuk hoax, isu SARA dan ujar kebencian yang dapat merusak  NKRI,  khususnya di Kabupaten Simalungun.

Pada pukul 12.20 WIB, dilaksanakan pembacaan ikrar bersama yang dipimpin oleh ketua FKUB, Zulkarnain Nasution.

Pernyatan sikap ikrar bersama :

A.Kami segenap unsur Toga, Tomas, FKUB, Forkopimda, KPU dan Panwaslih   kabupaten Simalungun, berikrar untuk sama – sama bekerja dan bekerja sama menciptakan stuasi kondusif dan aman di wilayah kabupaten Simalungun.

B. Kami segenap unsur Toga, Tomas, FKUB, Forkopimda, KPU dan Panwaslih   kabupaten Simalungun, beriklar untuk bersama-sama menolak segala kampanye  hitam  baik dengan isu SARA dan ujar kebencian.

C. Kami segenap unsur Toga, Tomas, FKUB, Forkopimda, KPU dan Panwaslih   kabupaten Simalungun, beriklar untuk bersama-sama bertindak dalam mensukseskan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018.

Selanjutnya seluruh tamu undangan yang hadir menandatangani pernyataan sikap atau ikrar bersama anti hoax  dan menandatangani  pernyataan sikap bersama, di tabel baliho yang sudah disiapkan.

 

 

Penulis: Zai. Editor: gun.