Wed 19 Sep 2018

BHL PTPN IV Kerap Alami Keterlambatan Pembayaran Upah

Lokasi Pabrik Teh PTPN IV Unit Bah Butong. (foto/noto)

Simalungun, hetanews.com - Pekerja Buruh Harian Lepas (BHL) di Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Unit Bah Butong, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun mengeluhkan keterlambatan pembayaran upah gaji.

Keterlambatan pembayaran upah tersebut sudah terjadi sekira 6 bulan belakangan ini. Informasi yang dihimpun, pihak rekanan PTPN IV yakni CV Gilang Pratama kerap melakukan penundaan pembayaran upah BHL yang bekerja di perkebunan teh milik negara tersebut.

Seperti yang disampaikan salah satu pekerja berinisial R. ia mengeluhkan lambatnya pengupahan semenjak perusahaan menggandeng CV Gilang Pratama dalam hal urusan pekerjaan pemborongan.

Kata R, pengupahan yang dilakukan CV Gilang Pratama juga tidak tepat waktu. Awalnya setiap tanggal 7 gaji sudah diterima. Namun dalam setengah tahun belakangan gaji diterima tanggal 25 setiap bulannya.

"Sudah 6 bulan lebih kayak begini, kami gajian setiap tanggal 25. Contohnya ini lah, gaji bulan Februari kemarin belum diterima dan nanti dibayar pada tanggal 25 bulan ini, padahal dulu enggak begini," katanya, Selasa (13/3/2018).

Tidak hanya R, beberapa pekerja BHL di berbagai Afdeling di perkebunan unit Bah Butong juga merasakan hal yang sama. Di mana upah yang seharusnya diterima tepat waktu, kini sudah tidak demikian.

Para pekerja BHL rata-rata bekerja sebagai pemetik daun teh mengaku tidak memiliki jalan lain selain bertahan, meskipun hak mereka sering terlambat diberikan.

"Enggak ada pilihan lain, kami mau mengadu sama siapa enggak ada yang mau dengar keluhan kami ini. Kami bekerja sudah sungguh-sungguh, tapi gaji terlambat terus dibayarakan," kata lelaki yang mengenakan kaus biru ini.

Terkait hal ini, pihak PTPN IV maupun CV Gilang Pratama belum dapat dimintai konfirmasi mengenai keterlambatan pembayaran upah pekerja BHL.

 

 

 

Penulis: tim. Editor: aan.