Tue 11 Dec 2018

Pengedar Sabu di Kuburan 'Dihadiahi' 7 Tahun Penjara

Terdakwa Daniel Pardede saat mendengarkan vonis. (foto/BT)

Siantar, hetanews.com - Daniel Pardede, terdakwa perkara narkotika jenis sabu di areal perkuburan di Jalan Parsoburan, tertunduk setelah divonis selama 7 tahun penjara, di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Selasa (13/3/2018).

Fakta persidangan itu dibacakan majelis hakim dipimpin Fitra Dewi Nasution, didampingi dua rekannya, M Nuzuli dan Simon Charles Sitorus. Putusan ini sesuai dengan tuntutan penuntut umum.

"Mengadili, menjatuhkan pidana penjara selama 7 tahun terhadap terdakwa Daniel Pardede," ujar hakim, Fitra Dewi.

Selain pidana penjara, hakim  dalam membacakan putusan, juga membebankan terdakwa membayar denda sebesar Rp 1 Miliar subsider 6 bulan pidana kurungan.

Adapun hal yang memberatkan, terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana narkotika. Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa berlaku sopan selama persidangan.

Sekedar diketahui, terdakwa ditangkap petugas kepolisian Polres Siantar, di areal perkuburan tersebut, bersama seorang rekannya, Elisa Gultom (terdakwa berkas terpisah).

Penangkapan bermula ketika petugas sedang dalam giat Operasi Antik Toba 2017, mendapat informasi atas keberadaan dan gerak-gerik kedua tersangka yang terlibat dalam peredaran narkotika, di sebuah perkuburan.

"Saat didatangi personil, keduanya sedang duduk-duduk didalam areal perkuburan. Mau ditangkap, personil melihat si Daniel membuang sesuatu. Ternyatanya yang dibuangnya itu, satu buah plastik klip yang berisi empat paket narkotika diduga jenis sabu," kata AKP Mulyadi selaku Kasat Narkoba, waktu itu.

Ternyata, Elisa juga ikut membuang sesuatu, yaitu satu paket sabu. Keduanya kemudian ditangkap. Di lokasi, Elisa juga digeledah dan ditemukan 2 unit handphone (HP). Pengembangan kemudian dilakukan di kediaman Elisa.

Di dapur rumah Elisa, didapati potongan plastik hitam yang berisi tiga paket sabu dan dari belakang rumah, ditemukan 1 buah mangkuk plastik warna ungu yang berisi 1 buah timbangan digital yang didalamnya ada 1 paket sabu, 1 buah pisau cutter dan 1 buah gunting.

Juga 1 buah isolasi, 3  buah sendok yang terbuat dari pipet, 1 paket sabu, 2 buah mancis, 1 buah jarum sumbu, 1 bungkusan plastik hitam yang berisi plastik klip, 1 buah bong yang terbuat dari botol plastik yang ujungnya ada pipa kaca dan pipet.

"Keduanya kemudian kami bawa ke ruang Sat Narkoba untuk diperiksa lebih lanjut," tutup Mulyadi.

Penulis: bt. Editor: gun.