Wed 19 Sep 2018

SPJ Mendahului Kegiatan, PD Teknik Jatuh Sakit saat akan Diperintah Camat Meninjau Proyek

Camat Hatonduhan, Maryaman Samosir. (foto/zai)

Simalungun, hetanews.com - Oknum Pendamping Desa (PD) Teknik Kecamatan Hatonduhan, Tumpal Situngkir, mendadak jatuh sakit ketika akan diperintahkan oleh Camat Hatonduhan, Maryaman Samosir untuk meninjau proyek ke lokasi.

Adapun alasan Camat Hatonduhan, meminta oknum PD Teknik meninjau ke lokasi dinilai akibat adanya proyek dari dana desa tahun 2017 Nagori Buntu Bayu yang mendahului Surat Pertanggung Jawaban (SPJ).

"Sudah saya suruh PD Teknik di Kecamatan untuk meninjau kegiatan yang sedang berlangsung, di Huta Ujung Ban. Tapi mendadak sakit katanya," ucap Maryaman, Selasa (13/3/2018).

Menurut Maryaman, berlangsungnya kegiatan di Nagori Buntu Bayu tersebut sudah didahului SPJ tentang penggunaan dana desa. Namun dirinya mengakui tidak mengingatnya.

"Kurang tau kapan SPJ diserahkan ke kabupaten. Besok atau malam inilah saya tanya Pangulu Nagori Buntu Bayu. Yang pasti, SPJ sebelumnya sudah diserahkan ke kabupaten," terang Maryaman via telepon seluler miliknya.

Dugaan sakitnya oknum PD Teknik itu terkait upaya konfirmasi yang dilakukan hetanews.com melalui telepon seluler milik Tumpal sedang tidak aktif alias menolak semua panggilan yang nomornya pemanggil tidak terekam.

Dan dugaan ini bukan tanpa alasan kuat. Karena sebelumnya, Tumpal dituding sejumlah Pangulu  melakukan pungutan sebesar Rp 7 juta dalam rangka pembayaran upah jasanya membuatkan Rincian Anggaran Biaya (RAB) proyek.

 

Penulis: zai. Editor: gun.