HETANEWS

Empat Terdakwa Pemilik Sabu Diadili Terpisah

Empat terdakwa disidang di PN Simalungun, didampingi pengacara Alexander Harefa. (foto/ayu)

Simalungun, hetanews.com - Tito Suprapto (36), warga Gang Rahayu Perdagangan I, Kecamatan Bandar, diadili terpisah dengan 3 terdakwa lainnya, masing-masing Septian Prayoga Sagala, Andi Hermawan dan Reza Kusuma Sirait.

Terdakwa Tito, dipersidangan Selasa (13/3/2018), didampingi pengacara prodeo, Antoni Sumihar Purba. Sedangkan 3 terdakwa lainnya, didampingi pengacara SKK (Surat Kuasa Khusus), Alexander Harefa.

Jaksa David L Sipayung, menjerat para terdakwa dengan pasal 114, pasal 112 dan pasal 127 (1) Huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tanpa hak atau melawan hukum menguasai narkotika.

Berawal dari penangkapan Septian Prayoga Sagala, bersama terdakwa Andi dan Reza, pada Kamis, 12 Oktober 2018 lalu, pukul 22.00 WIB yang bermaksud hendak menggunakan narkotika bersama-sama.

Sepaket sabu yang disita petugas HR Sianipar, J Samosir dan J Napitupulu milik terdakwa Septian yang baru saja dibeli dari Tito seharga Rp 100 ribu. Saksi langsung menangkap terdakwa Tito, di Jalan Kuala Tanjung Perumnas Bah Lias, Kelurahan Perdagangan.

Setelah ditangkap, Tito mengaku membeli sabu dari Kendi (DPO), di Pagok, seharga Rp 300 ribu untuk digunakannnya. Atas dakwaan jaksa tersebut, para terdakwa tidak keberatan.

Untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi, majelis hakim, A Hadi menunda persidangan hingga sepekan.

Penulis: ay. Editor: gun.