Wed 19 Sep 2018
CITIZEN JOURNALISM

DPW LSM Lira Silaturahmi ke BNNP Sumut

Pengurus LSM Lira Sumut bersama Kepala BNNP Sumut, Brigjen Marsauli Siregar. (foto/ardiansyah)

Medan, hetanews.com - DPW LSM Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Sumut melakukan silaturahmi ke kantor BNNP Sumut, Jalan Williem Iskandar, Medan Estate, Senin (12/3/2018).

Silaturahmi dilakukan Gubernur Lira Sumut, Febry Dalimunthe, didampingi Wakil Sekretaris Daerah, Akhmad Fauzi Nasution, Deputi Dinas Pendidikan,  Sukron dan Kadis Kesehatan Lira, Emirsyah Arfian Harahap.

Kunjungan mereka diterima langsung Kepala BNNP Sumut, Brigjen Marsauli Siregar, didampingi Kabid Pencegahan, Y Harianja.

Febry Dalimunthe mengatakan, pihaknya siap bersinergi dengan BNNP Sumut dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba. 

Febry mengatakan, LSM Lir juga pernah melakukan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. 

"Saat itu kita mengumpulkan perwakilan SMA sederajat untuk dilatih menjadi relawan anti narkoba. Pelatihan kita lakukan di Sibolangit," ujarnya.

Febry mengaku, pihaknya juga akan segera membentuk pengurus Lira Anti Narkoba dan Aids (Lana) Sumut.

"Ini merupakan organisasi sayap Lir. Untuk di pusat Lana sudah ada, dan di Sumut secepatnya akan kita bentuk pengurusnya," cetus Febry 

Kepala BNNP Sumut, Brigjen Marsauli Siregar mengapresiasi peran serta semua pihak terhadap pemberantasan dan pencegahan narkoba.

"Kita sangat mengapresiasi kepada
Lira Sumut yang mau ikut berperan dalam pencegahan maupun pemberantasan narkoba.

"BNN tidak mungkin dapat bekerja sendiri tanpa adanya peran serta masyarakat," jelasnya.

DIia mengaku,  Sumut masih menjadi salah satu gerbang utama masuknya narkoba.

"Pantai Timur  Sumut merupakan tempat empuk masuknya narkoba.. Saya belum lagi 2 bulan menjabat sebagai Kepala BNNP Sumut,  namun narkoba yang masuk sudah hampir 200 Kg. Ini  sangat luar biasa," tambahnya.

Ia menilai, penangkapan besar-besaran tidak menjamin bahwa narkoba tersebut tidak akan beredar lagi di Indonesia, khususnya Sumatera Utara. 

"Sekarang bagaimana cara kita melakukan upaya pencegahan, terhadap pengguna maupun masyarakat agar tidak terjerumus dengan narkoba. Jadi jika tidak ada lagi yang membeli narkoba, maka  para bandar narkoba itu akan bangkrut," ujarnya. 

Penulis: ardiansyah. Editor: aan.