HETANEWS
CITIZEN JOURNALISM

Dua Pencuri Mobil Ditembak Polisi di Medan

Pelaku saat diamankan di Polrestabes Medan. (foto/ardiansyah)

Medan, hetanews.com - Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Medan, menangkap 2 orang pelaku pencurian mobil milik korban Fazid Hardiansyah Hasibuan (34), warga Jalan Persatuan, Medan.

Kedua pelaku adalah Ade Silalahi (27), warga Jalan Kemiri, Medan dan Andika Syahputra  alias Andika (32), warga Jalan Tanjung Bunga I, Medan.

"Kedua pelaku terpaksa ditembak pada bagian kakinya, karena saat ditangkap melakukan perlawanan," kata Wakasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Ronni Bonic, Senin (12/3/2018).

Ronni menjelaskan, kejadian berawal saat korban keluar rumah dan tidak melihat mobilnya, pada Sabtu pagi (10/3/2018).

Ia lalu bertanya kepada tetangganya dan  mengaku mendengar suara mobil korban dibawa kabur sekira pukul 04.30 WIB.

Polisi saat memperlihatkan barang bukti mobil yang dicuri pelaku. (foto/ardiansyah) 

Peristiwa ini pun dilaporkan ke polisi. Petugas unit ranmor Polrestabes Medan yang mendapat laporan melakukan penyelidikan.

"Petugas kita mendapat informasi, bahwa pelaku hendak menjual mobil curiannya. Petugas lalu bergerak cepat untuk menangkap pelaku," ujarnya.

Saat hendak ditangkap, keduanya melakukan perlawanan untuk melarikan diri.

"Petugas sempat memberikan 3 kali tembakan peringatan, namun tetap tidak diindahkan pelaku. Petugas pun melakukan tindakan tegas dan terukur dan mengenai kaki kiri masing-masing pelaku," jelasnya.

Selanjutnya kedua pelaku dibawa ke Rumah Sakit (RS) untuk mendapat pertolongan. Pelaku Ade diketahui berperan untuk merusak pintu mobil dan kunci kontak mobil  menggunakan kunci T.

"Untuk pelaku Andika berperan mendorong mobil hingga keluar rumah korban," tambahnya.

Dari pelaku, disita barang bukti  1 unit Mobil Daihatsu Grand Max nomor polisi (nopol) BK 9072 CG dan 1 buah STNK. "Pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana ayat (2)," kata Ronni.

Penulis: ardiansyah. Editor: gun.