Siantar, hetanews.com -  Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan keterangan resmi, terkait beredarnya informasi diduga makanan merek Snickers mengandung bahan plastik. 

Dalam keterangan resminya, BPOM RI, menjelaskan kepada masyarakat, bahwa telah dilakukan penarikan secara sukarela terhadap produk coklat merek Snickers yang diproduksi, pada tanggal 5 Desember 2015-18 Januari 2016 lalu, di Pabrik Mars Neterland. 

Penarikan tersebut dilakukan karena ditemukan dengan adanya kontaminasi plastik pada coklat Snickers.

Berdasarkan data yang didapat BPOM, produk Snickers yang diproduksi Mars Nederland B.V-Netherlands terdaftar dengan importis PT Focus Network Agencies Indonesia. 

Sedangkan Produk Celebration tidak terdaftar di BPOM. Bahwa PT Focus Network Agencies tidak mengimpor produk Snickers yang diduga terkontaminasi plastik ke wilayah Indonesia. 

Namun masyarakat tidak perlu khawatir, karena BPOM juga telah menerima Informasi Infosan (The Internasional Food Safety Autorities Network), pada tanggal 27 Februai 2016 yang menyatakan produk yang ditarik hanya Bacth tertentu dan tidak masuk ke Indonesia.

Terkait hal itu, Biro Hukum dan Humas BPOM dan pihak terkait belum ada rencana melakukan pemeriksaan makanan ini yang masih beredar di lapangan.