Siantar, hetanews.com - Lubang di badan Jalan Sisingamaraja, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, tepatnya di persimpangan menuju Perumahan Viyata Yudha belum juga diperbaiki.

Selain mengganggu laju kendaraan dan kerap menyebabkan kemacetan, lubang pada badan jalan ini, terpantau berpotensi mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

Seperti yang diutarakan Yusuf Nasution, salah seorang warga yang mengaku pernah melihat sebuah kendaraan minibus terperosok masuk ke dalam lubang pada saat musim penghujan tiba.

Menurutnya, bila intensitas hujan sedang tinggi, genangan air menutupi badan jalan yang berlubang, hingga setiap kendaraan yang melintas sulit melihat adanya lubang.

"Sekarang lagi enggak musim hujan masih nampak ini dek. Kalau sudah tergenang air gak nampak lubangnya, pernah ada mobil Avanza masuk ke dalam. Dari kejadian itulah makannya terus dipasang tanda peringatan," katanya.

Amatan di lokasi, Senin (12/3/2018), kedalaman lubang berkisar 60 cm dan telah dipasangi tanda peringatan bahaya.

Roler Sinaga, tokoh pemuda yang ditemui hetanews.com, Senin (12/3/2018). (foto/noto)
 

Sementara itu, salah seorang tokoh pemuda setempat, Roler Sinaga mengatakan, meskipun telah dipasang tanda peringatan bahaya, namun hal itu tetap saja masih berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

"Yang kita khawatirkan kalau ada pengendara dari luar daerah Siantar, mereka enggak tau ada lubang ini. Iya kalau siang, malam kan sangat membahayakan pengguna jalan," ujarnya.

Roler menghimbau kepada Dinas Pekerjaan Umum Kota Siantar, untuk segera mengatasi dan memperbaiki lubang tersebut.

"Kita menghimbau dan mengharapkan agar ini segera diselesaikan, karena sangat membahayakan lubang jalan itu. Ya meskipun jalan ini jalan provinsi, dinas terkait di kota Siantar bisa mengambil tindakan demi kepentingan umum," tegas Roler yang juga merupakan salah satu kader Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kota Siantar ini.