HETANEWS.COM

Pengedar Sabu Tomuan 'Nginap' 7 Tahun di Prodeo

Terdakwa berdiri saat mendengarkan vonis majelis haki. (foto/BT)

Siantar, hetanews.com - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Siantar menjatuhkan 7 tahun penjara terdakwa pengedar sabu, Adi Putra (31), warga Jalan Pattimura, Gang Bersama, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur.

Dalam amar putusannya, majelis hakim dipimpin Fitra Dewi menyatakan perbuatan terdakwa terbukti secara sah bersalah melanggar pasal 114 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Dan denda sebesar Rp 1 miliar, apabila tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan," ujar hakim di ruang sidang Cakra, kemarin.

Adi merupakan terdakwa kasus narkotika jenis sabu yang ditangkap petugas Kepolisian pada Oktober 2017. Sejumlah barang bukti sabu, timbangan digital, bong, dan beberapa barang bukti lain disita petugas.

Putusan ini sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum. Menanggapi putusan hakim, terdakwa didampingi penasehat hukumnya Alex Harefa, menyatakan pikir-pikir.

Untuk diketahui, Minggu  tanggal 08 Oktober 2017 sekira pukul 17.00 wib, terdakwa mengirim pesan lewat handphone kepada sesorang bernama Jimi (DPO) dengangan menyampaikan “ bang aku minta 1 gram lagi “ dan Jimi membalas dengan menyampaikan “ambil di batang pohon pinus dekat tong sampah”.

Kemudian terdakwa berangkat dan mengambil 1 paket narkotika jenis sabu di batang pohon pinus di Jalan Siatas Barita, Kota Siantar dan kembali ke rumahnya ke Jalan Pattimura Gang Bersama, Kelurahan Tomuan, Kecamatan  Siantar Timur Kota Pemtangsiantar dan sekira pukul 23.00 WIB terdakwa membagi-bagi sabu menjadi 4 paket. Lalu, sabu yang sudah dipaketin tersebut akan dijual.

Selanjutnya pada hari Senin tanggal 9 Oktober 2017 sekira 00.15 WIB anggota Kepolisian yang terdiri dari saksi Herwin Tarigan, Yanser Lumbantobing dan Alek Arisandi Sidabutar yang masing-masing merupakan anggota Polres Siantar mendapat informasi dari informan bahwa di Jalan Patimura, tepatnya di rumah terdakwa sering dijadikan tempat penjualan sabu.

Atas informasi itu, kemudian  petugas menuju ke Jalan Pattmura dan setelah melakukan penggeledahan di dalam rumah terdakwa ditemukan terdakwa, dan barang bukti berupa 4 paket narkotika jenis sabu, 1 buah timbangan digital warna hitam, 1 buah bong dari botol kaca, 1 buah pipa kaca, 1 buah mancis, 1 bungkus plastik klip, 1 potong selang, 1 buah potongan pipet, 1 buahsendok dari pipet, 3 buah jarum suntik, 3 unit handphone (HP) merek Nokia dan 1 unit HP merek Black berry.

Selanjutnya terdakwa dan barang bukti di bawa ke Polres Siantar untuk diproses secara hukum. Namun terdakwa tidak memiliki ijin dari pejabat yang berwenang untuk melakukan perbuatan tersebut.

Penulis: bt. Editor: aan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan