HETANEWS
CITIZEN JOURNALISM

Tenaga Ahli PMD akan Cross Chek Kebenaran Cuitan Lista Damanik

Lista Damanik dan Sunardi.

Simalungun, hetanews.com - Tenaga Ahli (TA) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Simalungun akan turun ke Kecamatan Tanah Jawa pada pekan  mendatang. 

Adapun rencana TA PMD ini dalam angka mengcrosschek kebenaran adanya cuitan Pendamping Desa (PD) Pemberdayaan, Lista Damanik sehingga menciptakan persoalan di antara bersangkutan dengan mantan mitra kerjanya, PD Teknik, Sabar Martua Simamora, sehingga direlokasikan ke Kecamatan Gunung Maligas dari Tanah Jawa. 

Wacana ini disampaikan oknum TA PMD Simalungun, Sunardi, Rabu (7/3/2018) menanggapi desakan masyarakat yang dikonfirmasikan hetanews.com.

"Pagi juga bapak. Rencana minggu depan kami akan ke Tanah Jawa. Untuk mencari data lanjutan informasi yang disampaikan media bapak," tulis Sunarid via WhatsApp (WA) nya. 

Disampaikan Sunardi, alasan pihaknya menetapkan waktu turun pada pekan mendatang karena banyak target program yang harus dikejar di Kecamatan lain. 

Dikatakan Sunardi, terkait persoalan untuk merelokasikan, Lista Damanik ke Nias ataupun minimal ke Kecamatan Dolok Silou, bukan ranahnya sebagai TA, melainkan Satker di Provinsi. Dan setaunya desakan direlokasikan itu tidak bisa serta merta kecuali ada hal hal yang dianggap mendesak. 

"Tentang relokasi itu wewenang Satker Provinsi dan setau  saya tidak bisa serta merta kecuali ada hal-hal yang dianggap mendesak menurut Satker," terangnya. 

Dan secara umum, lanjutnya, relokasi terhadap para PD dilaksanakan oleh Satker Provinsi setahun sekali. Sesuai penilaian satker itu sendiri. 

"Setelah dari Kecamatan Tanah Jawa, selanjutnya kita juga turun ke Kecamatan Hatonduhan," ujarnya.

Diduga ini guna mengkross chek kebenaran efek dari cuitan Lista Damanik. Pasalnya menurut sejumlah Pangulu Nagori, PD Teknik Kecamatan Hatonduhan, Tumpal Situngkir memungut upah sebesar Rp 7 juta dalam membuatkan Rincian Anggaran Belanja (RAB)  proyek yang didanai dari Dana Desa.

Adapun cuitan Lista Damanik sehingga menimbulkan persoalan di tubuh P3MD (Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa) Simalungun, di antaranya menuding mantan mitra kerjanya, PD Teknik, Sabar Martua Simamora melakukan pungutan biaya pembuatan RAB proyek dari para Pangulu. Bleum lagi dugaan bahwa Lista Damanik memonopoli pengadaan plang proyek Dana Desa serta pembuatan laporan pertanggungjawaban (LPj).

Penulis: zai. Editor: aan.