HETANEWS.COM
CITIZEN JOURNALISM

AJI Medan Kecam Penjemputan Paksa Dua Jurnalis

Medan, hetanews.com - Dua jurnalis media online sorotdaerah.com, Jon Roi Purba dan Lindung Silaban, dijemput paksa oleh Polda Sumatera Utara (Poldasu,).

Penjemputan paksa oleh dua jurnalis ini dugaan pemberitaan yang mencemarkan nama baik Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu).

Menanggapi hal itu, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan, merasa sangat keberatan dengan cara-cara menjemput paksa dua jurnalis oleh Poldasu tersebut.

"Hal ini sangat bertentangan dengan semangat kebebasan pers yang telah diatur dalam Pasal 8 UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 yang berbunyi dalam menjalankan profesinya wartawan mendapat perlindungan hukum," kata Ketua AJI Medan, Agoez Perdana, Rabu (6/3/2018).

Poldasu juga diduga telah melakukan pemblokiran akses terhadap situs sorotdaerah.com.

Hal ini juga bertentangan dengan isi Pasal 4 ayat 2 UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 yang berbunyi terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan, atau pelarangan penyiaran, dengan ketentuan pidana seperti tersebut dalam Pasal 18 ayat 1 bagi setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan tersebut, dapat diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta.

"Sesuai dengan isi nota kesepahaman antara Dewan Pers dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor: 2/DP/Mou/II/2017 dan Nomor: B/15/II/2017 tentang koordinasi dalam perlindungan kemerdekaan pers dan penegakan hukum terkait penyalahgunaan profesi wartawan," ujarnya.

Untuk itu, AJI Medan, meminta Poldasu menghentikan proses penyelidikan, dan selanjutnya harus berkoordinasi kepada Dewan Pers terkait adanya kasus dugaan tindak pidana di bidang pers.

Kronologis Penjemputan Paksa Dua Jurnalis oleh Poldasu

Hari Selasa, 6 Maret 2018, sekira pukul 03.30 WIB dini hari, pintu depan dan belakang rumah John Roi Tua Purba, diketuk. Setelah dibuka, beberapa orang mengaku sebagai petugas dari Polda Sumatera Utara dan Polres Siantar. 

Jon Roi Tua Purba sempat menanyakan tentang surat tugas lalu mereka menunjukkan surat tugas untuk menjemputnya guna diperiksa atas berita di sorotdaerah.com, terkait dugaan penerimaan gratifikasi oleh Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpauw dari Pengusaha Mujianto.

Menurut keterangan Jon, di dalam surat tugas penjemputan tidak ada disebutkan namanya.

Saat hendak dibawa ke Polres Siantar, dia membawa berkas-berkas perizinan media online sorotdaerah.com. Hanya lima menit di Polres Siantar, dia kemudian dibawa ke Poldasu dan tiba pukul 05.30 WIN. Dia diperiksa sebagai pengelola media online sorotdaerah.com dari pukul 11.00 - 20.30 WIB. Selama diperiksa, barang-barang miliknya berupa 2 unit handphone (HP) dan 1 unit laptop disita petugas.

Sedangkan Lindung Silaban, dijemput petugas dari Poldasu pada Selasa, 6 Maret 2018, pukul 21.00 WIB. Lindung diperiksa sebagai Pemimpin Redaksi dan media online sorotdaerah.com.

Menurut Lindung, berita tersebut merupakan berita rilis dari jurnalis di Poldasu. Saat menerima rilis tersebut dia sempat menghubungi Muslim Muis yang menjadi narasumber di dalam berita dan dibenarkannya.

Pihaknya juga sudah melakukan konfirmasi ke Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Rina Sari Ginting. Konfirmasi tersebut juga sudah ditulis dalam berita yang sama. Sedangkan Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpauw tidak merespon panggilan telepon maupun tanggapan saat dihubungi di nomor selulernya.

Baca Juga: Dua Jurnalis Media Online Dijemput Poldasu

Selama diperiksa, sejak Selasa, 6 Maret 2018, pukul 15.00 WIB, website sorotdaerah.com hingga saat ini, sudah tidak bisa lagi diakses, diduga telah dilakukan pemblokiran akses oleh Poldasu.

Sejak dijemput paksa hingga kini, kedua jurnalis itu belum diperbolehkan pulang dan masih menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Ditreskrimsus Poldasu.

Penulis: ardiansyah. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!